Jendela Dunia

Cuma Tak Ingin Repot, Perawat di Jepang Ini Racuni 20 Pasien hingga Tewas, Ini Alasan Lainnya

Ayumi Kuboki (31) diduga telah meracuni pasien lansia dengan cara menyuntikkan larutan antiseptik

Cuma Tak Ingin Repot, Perawat di Jepang Ini Racuni 20 Pasien hingga Tewas, Ini Alasan Lainnya
The Times
Ayumi Kuboki (31) ditangkap pada 7 Juli 2018 atas tuduhan meracuni 20 pasien di Rumah Sakit Oguchi, Yokohama, Jepang. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Seorang perawat di Jepang telah ditangkap karena diduga meracuni 20 pasien supaya mereka tidak meninggal di saat ia berjaga.

Ayumi Kuboki (31) diduga telah meracuni pasien lansia dengan cara menyuntikkan larutan antiseptik ke infus mereka di Rumah Sakit Oguchi, Yokohama sejak 2016.

Kuboki yang ditangkap minggu lalu mengatakan pada polisi ia sengaja memberi racun untuk mempercepat kematian pasien.

Baca: Luar Biasa! Rumah Baru, Umrah & Masuk TNI Tanpa Tes, Ini Sejibun Hadiah Buat Muhammad Zohri

Penyebabnya sepele, Kuboki tidak ingin pasien yang dirawat meninggal saat ia berjaga.

Tak hanya itu, Kuboki menambahkan dirinya juga tidak ingin direpotkan dengan memberi tahu ke pihak keluarga jika si pasien meninggal.

Baca: Pernikahan Dini Bocah Tapin, Diputus Tidak Sah Secara Agama dan Negara, Ini Alasannya


Ayumi Kuboki. (Asahi)

"Akan merepotkan jika tanggung jawab mengurus pasien meninggal jatuh padaku," ujar Kuboki pada penyidik.

Dilansir Tribunnews dari Daily Mail, Sabtu (14/7/2018), polisi melakukan penyelidikan setelah perawat lain melihat ada gelembung dalam kantong infus seorang pasien bernama Nobuo Yamaki (88) yang meninggal pada September 2016.

Baca: Inggris vs Belgia Piala Dunia 2018 di Trans TV & Trans7, Petaka Alli dan Lingard di Lini Tengah!

Gelembung tersebut mengindikasikan infus telah dirusak.

Dokter menemukan konsentrasi larutan antiseptik yang tinggi dalam aliran darah Yamaki dan mengatakan bahwa pria berusia 88 tahun ini meninggal karena keracunan.

Halaman
12
Editor: Didik Trio
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved