Jelang Berakhirnya Final Piala Dunia 2018, Sejumlah Tunawisma Pun Mulai Tampak di Jalanan

Setidaknya, jalan-jalan besar steril dari mereka. Terlebih lagi, ketika turnamen tengah berada di fase grup

Jelang Berakhirnya Final Piala Dunia 2018, Sejumlah Tunawisma Pun Mulai Tampak di Jalanan
ALVI APRIAYANDI/KOMPAS TV
Seorang tunawisma duduk di area sekitar stasion utama kota Saint Petersburg sehari setelah pagelaran semifinal Piala Dunia 2018, Prancis kontra Belgia, Selasa (10/7/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Piala Dunia 2018 akan berakhir pekan ini dan salah satu fenomena menarik yang adalah kemunculan para tunawisma.

Hal ini memang beda selama perhelatan Piala Dunia 2018.

Pengamatan kami selama sekitar sebulan terakhir, jalanan-jalanan di kota Moskow, Saint Petersburg, Kaliningrad, Sochi, Kazan, serta Samara memang netral dari kehadiran para tunawisma tersebut.

Setidaknya, jalan-jalan besar steril dari mereka. Terlebih lagi, ketika turnamen tengah berada di fase grup.

Moskow "bersih" dari peminta-minta dan para tunawima. Jalanan, stasion, dan terminal bus benar-benar hampa dari mereka.

Namun, hal ini berubah seiring berakhirnya Piala Dunia 2018.

Pengamatan rekan kami dari Kompas TV, Alvi Apriayandi, yang berangkat ke Saint Petersburg untuk meliput semifinal Piala Dunia antara Prancis vs Belgia akhir pekan lalu mengatakan hal ini.

"Kami melihat beberapa tunawisma yang tengah duduk pada pagi hari setelah pertandingan. Mereka kira-kira berumur di atas 50 tahun dan membawa gembolan kantong plastik. Bahkan beberapa dari mereka mengais-ais makanan dari tong sampah," tutur Alvi kepada BolaSport.com.

Baca: Kini Legenda MU Pun Ikut Mengeritik Neymar, Meski Timnas Brasil Sudah Tersingkir

Ia melihat adegan tersebut di sekitar stasion utama kota Saint Petersburg.

Alvi pun mengaku terkejut melihat para tunawisma tersebut di tengah-tengah pagelaran akbar sepak bola dunia ini. Ia pun tak pernah melihat fenomena ini selama lebih dari tiga minggu di Moskow.

Tim BolaSport.com dan Tabloid BOLA juga tidak menemui para tunawisma saat bertandang ke kota-kota penyelenggara.

Bahkan, kami baru menemui salah satu tunawisma tersebut saat bertandang ke Samara untuk laga perempat final antara Swedia dan Inggris.

Pertemuan ini terjadi saat fotografer fotografer Tabloid BOLA, Herka Yanis, tengah memesan kebab di sebuah gerai makanan dekat apartemennya menginap ketika seorang pria meminta uang darinya.

"Dia mendatangi kami dan meminta uang. Namun, ketika kami mengatakan 'niet' (bahasa Rusia untuk tidak), laki-laki berumur 50-an tahun tersebut langsung pergi," ujar Herka Yanis.

Menurut situs Russia Beyond, sekitar 1,5 juta dan 3 juta warga Rusia menyandang status tunawisma.

Editor: Halmien
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved