Berita Tanahbumbu

Jembatan Darurat di Desa Mentewe Terancam Ambruk, Begini Kondisinya

Warga Batuharang Desa Mentewe Kecamatan Mentewe Kabupaten Tanahbumbu was-was karena kondisi jembatan darurat yang ada terancam ambruk lagi

Jembatan Darurat di Desa Mentewe Terancam Ambruk, Begini Kondisinya
banjarmasin post group/man hidayat
Kondisi jembatan darurat di Desa Mentewe Kecamatan Mentewe Kabupaten Tanahbumbu terancam roboh. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Warga Batuharang Desa Mentewe Kecamatan Mentewe Kabupaten Tanahbumbu kembali was-was. Pasalnnya usai dibangunkan jembatan darurat sebelum lebaran kemaren, kini kondisinya terancam ambruk lagi.
Jembatan dengan lantai kayu ulin tersebut kondisinya tak lagi rata. Pasalnya, kondisi jembatan kayu tersebut sudah melengkung ke bawah sehingga pengendara harus hati-hati saat melintas.
Jembatan tersebut memang sifatnya darurat. Namun akses tersebut sangat dibutuhkan warga setempat karena sebelumnya merekka harus berputar arah yang jauh dan atau menyebrangi rakit.

Baca: Jelang Laga dengan Thailand, Indra Sjafri Fokus, Ini Link Live Streaming-nya

Baca: Pertandingan Juara (3) Piala Dunia 2018 Inggris Vs Belgia Seru, Ini Link Live Streaming-nya

Padahal, di Batuharang ada sekolah dasar dan sebagian gurunya berasal dari luar atau dari desa induk. Sehingga guru-gurunya harus bekerja ektra untuk menuju Batuharang tersebut.
Cahyo misalnya. Guru SD itu mengeluhkan keadaan jembatan yang ada. Sebab, kondisinya sudah menghawatirkan para pengendara khususnya warga Batuharang menuju Desa induk atau pasar.

Baca: Korban Miras Oplosan Ternyata Masih Ada yang Masih Hidup, Begini Kondisinya Sekarang

"Sangat memprihatinkan kondisi jembatan itu. Kami jadi was-was kalau-kalau tiba-tiba jembatannya terputus lagi atau jebol," kata Cahyo kepada Banjarmasinpost.co.id, Kamis (13/7/18).
Apalagi kondisi saat ini, sering terjadi hujan sehingga dikawatirkan, jembatan tersebut kembali terseret air bah seperti beberapa tahun lalu. Sehingga beberapa tahun sebelumnya, mereka seperti terisolasi dari desa Induk yaitu Desa Mentewe.

Baca: Ada Anggota DPR RI yang Ditangkap KPK, Ternyata Istri Bupati Terpilih Lho

"Mohon diperhatikan saja, kami benar-benar perlu jembatan itu untuk akses warga dan guru-guru yang diluar wilayah Batuharang," katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Tanbu, Hernadi saat dikonfirmasi mengatakan saat ini kondisi memang tak seperti sebelumnya. Kondisi jembatan itu mengalami kerusakan di bagian opritnya.

Baca: Penyidik KPK Amankan 9 Orang, Satu di Antaranya di Rumah Menteri

"Opritnya saja yang longsoro dan amblas tiang jembatan penghubungnya. Ini kami sudah perintahkan anggota untuk perbaiki opritnya yang longsor," katanya.
Dia mengatakan, jembatan tersebut bukan permanen namun sifatnya jembatan darurat karena warga memerlukannya apalagi mendekati lebaran saat itu. Apalagi, saat air sungai tinggi, masyarakat tak akan bisa menyebrang ke desa mentewe.
"Kedepannya kami sudah merencanakan untuk membuat yang permanen dengan desain jembatan girder," pungkasnya. (Banjarmasinpost.co.id/man hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved