Pernikahan Pasangan Belia

Pernikahan Dini Bocah Tapin, Diputus Tidak Sah Secara Agama dan Negara, Ini Alasannya

Putusan tidak sah pernikahan itu dihadiri kedua mempelai, kedua keluarga mempelai, kepala desa, jajaran Polres Tapin

Pernikahan Dini Bocah Tapin, Diputus Tidak Sah Secara Agama dan Negara, Ini Alasannya
ibrahim ashabirin
Polsek Binuang kumpulkan keluarga pernikahan dini di Mapolsek Binuang, Sabtu (14/7/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Pernikahan dini di Kabupaten Tapin berinisial A (13) dan I (15) yang sempat menghebohkan dunia maya, akhirnya diputus tidak sah, Sabtu (14/7/2018) sore di Mapolsek Binuang.

Putusan tidak sah pernikahan itu dihadiri kedua mempelai, kedua keluarga mempelai, kepala desa, jajaran polsek Binuang, jajaran Polres Tapin, tokoh masyarakat dan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Binuang, Ahmad.

Ahmad setelah berkonsultasi beberapa kali lewat telepon dengan atasannya, akhirnya menyatakan pernikahan kedua bocah itu tidak sah.

Baca: Soal Penikahan Dini Desa Rampa, Kemenag: Harus Minta Izin di Pengadilan

Baca: Bikin Heboh, Pelaku Pernikahan Dini di Tapin Diperiksa Tim di Polsek Binuang

Penghulu kampung (bukan penghulu pemerintah) yang menikahkan bocah itu juga menyatakan pernikahannya tidak sah.

Usai dikumpulkan di Polsek Binuang bocah pernikahan dini pulang ke keluarganya masing-masing.
Usai dikumpulkan di Polsek Binuang bocah pernikahan dini pulang ke keluarganya masing-masing. (ibrahim ashabirin)

Baca: Heboh Dugaan Pernikahan Dini di Tapin, Beredar Video dan Foto Resepsi Mempelainya

Akhirnya disimpulkan dalam pertemuan yang berlangsung di Polsek Binuang itu, pernikahan bocah tersebut tidak sah, baik secara agama maupun negara karena ada syarat-syarat yang belum terpenuhi.

Mendengar keputusan itu keluarga kedua mempelai menerima, begitu juga kedua mempelai. Padahal pernikahannya baru berumur sehari, pernikahannya pada Kamis malam lalu.

"Keluarga mempelai silakan buka sidang dipengadilan agama, kalau mungkin bisa dapat pengecualian pernikahan dini tersebut," ucap Ahmad menyarankan. (banjarmasinpost. co.id/ibtahim ashabirin) 

Penulis: Ibrahim Ashabirin
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help