'Syekh Puji' dari Malaysia yang Nikahi Gadis 11 Tahun Diancam Penjara dan Denda Sebesar ini

Masyarakat Malaysia baru-baru ini terkejut oleh perkawinan antara seorang pria dari Gua Musang berusia 41 tahun

'Syekh Puji' dari Malaysia yang Nikahi Gadis 11 Tahun Diancam Penjara dan Denda Sebesar ini
istimewa
Che Abdul Karim Che Abdul Hamid dengan bocah berusia 11 tahun dari Thailand. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Masyarakat Malaysia baru-baru ini terkejut oleh perkawinan antara seorang pria dari Gua Musang berusia 41 tahun, Che Abdul Karim Che Abdul Hamid dengan bocah berusia 11 tahun dari Thailand.

Ini tentu menerima perhatian dan ketidakpuasan masyarakat yang mencari tindakan hukum terhadap Che Abdul Karim karena menikahi seorang bocah.

Baca: Mirip Kasus Syekh Puji, Usai UN Bocah Lulusan SD Siap Menikahi Mantan TKI, Akhir Ceritanya Begini

Che Abdul Karim Che Abdul Hamid dengan bocah berusia 11 tahun dari Thailand.
Che Abdul Karim Che Abdul Hamid dengan bocah berusia 11 tahun dari Thailand. (istimewa)

Organisasi lokal seperti Sisters in Islam (SIS) dan Komisi Hak Asasi Manusia (SUHAKAM) juga sangat menentang pernikahan bersangkutan dan juga menegaskan bahwa pernikahan melibatkan anak-anak di bawah umur harus dilarang di Malaysia.

Baca: Ini Tata Cara Salat Sunnah Safar Bagi yang Hendak Pergi Haji, Umrah, Perjalanan Jauh Lainnya

Mereka juga meminta pihak pengadilan juga tidak seharusnya memberi persetujuan untuk pernikahan tersebut .

Menurut New Straits Times seperti dilansir Banjarmasinpost.co.id dari Erabaru Malaysia, SUHAKAM sangat terkesan dengan kegiatan pedofilia di Malaysia yang dapat dikonfirmasi dengan ikatan pernikahan antara orang dewasa dan anak-anak, dengan persetujuan hakim Mahkamah Syariah atau Ketua Menteri atau Menteri Negeri, sehingga mempromosikan kekerasan seksual terhadap anak-anak.

Baca: Keluarga Pasangan Pernikahan Dini Diperiksa Polisi, Begini Kata Kepala Desa

"Kami marah jika pembenaran agama mendukung perkawinan seperti itu karena hukum dapat digunakan untuk melindungi pedofil dan kejahatan seksual yang melibatkan anak di bawah umur. SUHAKAM juga percaya bahwa tidak ada upaya bersama untuk menghentikan pernikahan anak di bawah umur dan toleransi nol terhadap pernikahan anak harus diberlakukan di setiap tingkat masyarakat, "kata SUHAKAM dalam sebuah pernyataan.

Che Abdul Karim Che Abdul Hamid dengan bocah berusia 11 tahun dari Thailand.
Che Abdul Karim Che Abdul Hamid dengan bocah berusia 11 tahun dari Thailand. (istimewa)

Mengomentari masalah ini, Wakil Perdana Menteri Malaysia, Wan Azizah Wan Ismail menjelaskan bahwa Che Abdul Karim sedang diselidiki oleh pihak berwenang di bawah Akta Kesalahan Seksual terhadap Anak 2017 atas kesalahan 'sexual grooming'.

Baca: Postingan Instagram Via Vallen ini Ungkap Lelaki Spesialnya

Sementara itu, Pengadilan Syariah Gua Musang dilaporkan telah memberlakukan denda pada Che Abdul Karim untuk menikah dan memiliki pernikahan poligami tanpa izin pengadilan.

Kedua dakwaan itu menghasilkan denda masing-masing RM900 atau setara dengan Rp 3.169.022,38.

Ini berarti dia harus membayar RM1.800 yang jika dirupiahkan setara dengan Rp 6.338.044,75 sesuai nilai rukar Ringgit Malaysia ke Rupiah pada Sabtu (14/7/2018).

Satu Ringgit Malaysia pada Sabtu (14/7/2018) setara dengan Rp 3.521.

Pria berusia 41 tahun itu mengaku bersalah terhadap dua tuduhan tersebut yang dibuat di bawah Seksyen 19 dan Pasal 124 Enakmen Undang-Undang Keluarga Islam Negeri Kelantan (No 6) 2002.

Setiap biaya tersebut bisa dikenakan denda hingga RM1,000 atau hukuman penjara hingga 2 bulan.

(banjarmasinpost.co.id/yayu fathilal)

Penulis: Yayu Fathilal
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help