Berita Hulu Sungai Utara

Warga Berharap Pasar Mebel Amuntai Diperbaiki

Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) memiliki banyak pengrajin mebel, bukan hanya dari kayu namun juga aluminium.

Warga Berharap Pasar Mebel Amuntai Diperbaiki
Banjarmasinpost.co.id/Reni Kurniawati
Pasar khusus menjual mebel berupa lemari dengan berbagai macam jenis ini berada di Desa Tapus Kecamatan Amuntai Tengah. Letaknya memang cukup jauh dari pusat kota Amuntai. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) memiliki banyak pengrajin mebel, bukan hanya dari kayu namun juga aluminium. Banyaknya pengrajin membuat Kabupaten HSU banyak yang menjual hasil kerajinan hingga keluar daerah.

Pasar khusus menjual mebel berupa lemari dengan berbagai macam jenis ini berada di Desa Tapus Kecamatan Amuntai Tengah. Letaknya memang cukup jauh dari pusat kota Amuntai.

Pasar mebel berada di tanah lapang yang terdapat bangunan untuk meletakkan hasil kerajinan mebel, bangunan ini memang dibangun oleh penjual mebel secara pribadi.

Baca: Live Trans TV & Trans7! Cara Nonton Live Streaming Prancis vs Kroasia Final Piala Dunia 2018

Sayangnya jalanan di sekitar bangunan masih berupa tanah sehingga pengunjung yabg datang harus melewati jalan tersebut, saat musim kemarau memang tak menjadi soal namu saat musim pwbghujan jalanan becek dan sulit dilewati dengan berjalan kaki.

Seperti yang diubgkapkan Rina warga Sungai Malang yang mwngatakan pernah ke pasar mebek dan memilih lemari pakaian dari aluminium. Saat itu dirinya berniat melihat lihat koleksi mebel yang dijual disana dengan memarkir sepeda motor dan berjalan kaki memutari pasar.

Namun karena jalan tanah yang becek akhirnya dirinya tidak melanjutkan perjalanan mengelilingi pasar dan memilih untuk membeli lemari dari penjual dipinggir jalan.

"Meskipun pilihannya jadi sedikit dan sulit untuk membandingkan harga, tapi tidak perlu berbecek becek berjalan," hngkapnya.

Rina berharap pemerintah memberika. Perhatian kepada pasar mebel dengan meningkatkan fasilitas pasar. Agar pembeli dan pebjual lebih nyaman melakukan transaksi.

Terpisah Plt Kepala Disperindagkop Kaberi mengatakan pihaknya saat ini tengah fokus untuk melakukan perbaikan di pasar rakyat muara tapus yang berada disebelah pasar mebel. Pasar rakyat tersebut saat ini dijadikan pusat Galeri Dekranasda tempat menjual berbagai macam hasil kerajinan dari berbagai macam bahan baku seperti eceng gondok dan ilung.

"Kami menambahkan anggaran sebesar Rp 165 juta untuk memperbaiki jalan yang akan dipasan paving agar tidak becek, sedangkan untuk pasar mebel kami berharap bisa melakukan oerbaikaan saat pasar rakyat sudah baik karena perbaikan dilakukan secara bertahap," ungkapnya.

Setiap minggu pasar mebel membayar retribusi dan diserahkab ke Dispenda untum menambah oendapatan daerah. Dan harapannya keberadaan mereka juga diperhatikan dengan memberikan aarana pasar yang memadai.

Setiap tahun terdapat anggaran sebesar Rp 23 juta untuk perawatan ringan, namun tidak bisa digunakan untuk pembangunan.

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help