Berita Tapin

Polres Tapin Diskusikan Pernikahan Dini, Ketua MUI Minta Orangtua Kedua Mempelai Melakukan ini

Polres Tapin menggelar rapat dan diskusi pernikahan dini dengan memanggil pihak terkait, Senin (16/7/2018).

Polres Tapin Diskusikan Pernikahan Dini, Ketua MUI Minta Orangtua Kedua Mempelai Melakukan ini
banjarmasinpost.co.id/ibrahim ashabirin
Polres Tapin menggelar rapat dan diskusi pernikahan dini dengan memanggil pihak terkait, Senin (16/7/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Polres Tapin menggelar rapat dan diskusi pernikahan dini dengan memanggil pihak terkait, Senin (16/7/2018).

Hadir dalam acara diskusi nikah dini itu, Kapolres Tapin AKBP Bagus Suseno, Kejari Tapin Hj Anik Anifah, Ketua MUI H Hamdani, Khairudin dari Kemenag Tapin.

Hadir juga Ahmad dari KUA Binuang, Parmadiansyah Kades Tungkap, jajaran pemda Tapin yang membidangi perlindungan anak, pengadilan agama, tokoh masyarakat Desa Tungkap dan jajaran Polres Tapin.

Baca: 2 Golongan yang Bebas Tes SKB Saat Penerimaan CPNS 2018, Klik Link Ini untuk Info Lebih Lanjut

Setelah mendengar penjelasan berbagai pihak yang hadir dalam rapat yang dipimpin langsung kapolres Tapin tersebut, Ketua MUI Tapin H Hamdani mengatakan pernikahan dini yang terjadi di Desa Tungkap Binuang itu tidak sah.

H Hamdani meminta kedua orangtua atau keluarga mempelai harus memisahkan kedua anak tersebut, sebab pernikahannya tidak sah.

Baca: Jadwal Penerimaan CPNS 2018 Pekan Depan, Dokumen Wajib Pelamar SMA Sederajat, Cek di Link Ini

Sementara dari pihak perlindungan perempuan dan anak Tapin mengatakan akan mendampingi orangtua mempelai ke pengadilan agama dalam waktu dekat.

Kapolres Tapin AKBP Bagus Suseno meminta kades dan tokoh masyarakat sekitar rumah mempelai untuk memberikan nasihat-nasihat aturan agama maupun aturan negara tentang pernikahan dini kepada keluarga mempelai dan kedua bocah tersebut.

Baca: Prioritaskan Dua Kategori Pelamar Saat Penerimaan CPNS 2018, Ini Penjelasan Pemerintah

Untuk jangka panjang dan tidak lagi terjadi kasus pernikahan dini.

Kapolres meminta pihak terkait MUI, Kemenag dan Pemda Tapin segera melakukan sosialisasi tentang pernikahan dini ke masyarakat.

Penulis: Ibrahim Ashabirin
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help