Berita Kotabaru

Tanggapi Kuota BBM Subsidi Nelayan akan Habis, Kepala DKP Berikan Penjelasan Ini

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kotabaru Ir Muchran Rasyid tidak menepis adanya keresahan yang mulai menggelayuti perasaan

Tanggapi Kuota BBM Subsidi Nelayan akan Habis, Kepala DKP Berikan Penjelasan Ini
banjarmasinpost.co.id/herliansyah
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kotabaru Ir Muchran Rasyid

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kotabaru Ir Muchran Rasyid tidak menepis adanya keresahan yang mulai menggelayuti perasaan nelayan di Kabupaten Kotabaru.

Muchran mengakui, dalam waktu dekat atau Agustus mendatang ini operasional layanan tiga SPDN akan terhenti, karena kuota BBM subsidi untuk nelayan habis.

"Di Kotabaru ada tiga SPBN. Di pangkalan pendaratan ikan, teluk gosong, dan SPDN di tanjuk lalak," ujar Muchran.

Baca: Kuota BBM Subsidi Nelayan Akan Habis, 12 Ribu Nelayan Terancam Begini

Sebelumnya menyusul akan segera habisnya kuota BBM untuk melayani nelayan, masih menurut Muchran diteruskan salah satunya kepala bidangnya, pihaknya sudah melayangkan rekomendasi ke BHP Migas, Jakarta, terkait penambahan kuota.

Baca: Capres-Cawapres Pilpres 2019 - Lima Sosok Ini Mencuat, Jokowi Memberi Sinyal Seperti Ini

"Dari BPH Migas sudah datang dan melakukan verifikasi riil di lapangan. Inshaallah positif saja. Dan, faktanya nelayan kesulitan BBM. Mudah-mudahan cepat ditambah," katanya.

Ia tidak menepis akan berdampak terhadap nelayan di Kotabaru, jika penambahan kuota tidak cepat direalisasikan apalagi tidak terealisasi.

Baca: Jadwal Penerimaan CPNS 2018 Pekan Depan, Dokumen Wajib Pelamar SMA Sederajat, Cek di Link Ini

Total jumlah nelayan di Kotabaru lebih kurang 12 ribu semuanya bergantung pada BBM subsidi pemerintah.

"Memang ada SPBB di hilir yang disuplai pertamina. Tapi tetap tidak mampu, ya paling hanya bisa penanganan sementara," ujarnya.

Penulis: Herliansyah
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help