Berita Hulu Sungai Selatan

Dahnial Imbau Masyarakat Waspada Karhutla

Masyarakat Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) terus diimbau untuk waspada dengan bahaya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Dahnial Imbau Masyarakat Waspada Karhutla
istimewa
Foto PJ Bupati saat mantau Posko Karhutla di Daha Selatan 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Masyarakat Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) terus diimbau untuk waspada dengan bahaya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Penjabat (Pj) Bupati HSS H Dahnial Kifli saat memimpin apel hari kesadaran nasional (HKN), Selasa, (17/7) mengimbau masyarakat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk waspada bahaya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

“Musim kemarau saat ini, semua pihak harus waspada bahaya Karhutla,” katanya.

Baca: Optimisme Petinggi Demokrat AHY Jadi Cawapres Prabowo Subianto di Pilpres 2019

Dahnial juga mengingatkan semua pihak selalu menjaga kesehatan dan selalu berhati-hati saat keluar rumah, jangan sampai meninggalkan rumah dalam keadaan kompor masih menyala yang bisa menyebabkan kebakaran.

Seluruh aparatur sipil negara (ASN) diharapkan untuk selalu bekerja dengan semangat, gembira, tulus dan ikhlas, jangan menunda-nunda pekerjaan serta jaga kekompakan dan silaturrahmi.

Baca: BKN Ingatkan Situs Resmi Pendaftaran CPNS 2018 Hanya di sscn.bkn.go.id, Klik di Sini Informasinya

Sebelumnya pada Senin (16/7) siang Pj Bupati HSS Dahnial Kifli bersama jajaran Badan Penanggulangan Bencana, Kesatuan Bangsa dan Politik (BP Kesbangpol) HSS meninjau Posko terpadu Karhutla di Kecamatan Daha Selatan.

Dahnial mengucapkan terima kasih kepada semua unsur yang terlibat dalam menangani Karhutla di Kabupaten HSS, khususnya kepada para relawan yang bekerja keras dan penuh semangat.

Baca: Mundur dari Bupati Tanahbumbu, Mardani H Maming Malah Batal Jadi Caleg DPR RI di Pileg 2019

"Saat di lapangan kadang harus menghadapi kendala karena Karhutla bisa terjadi kapan saja, sulitnya akses jalan sampai faktor alam. Semoga apa yang yang sudah dilakukan semua pihak dalam memadamkan Karhutla menjadi amal ibadah,” kata Dahnial.

Ditegaskannya bahwa diperlukan kebersamaan yang berkelanjutan dalam penangangan Karhutla termasuk sosialiasi kepada masyarakat supaya tidak melakukan pembakaran lahan dan tidak membuang puntung rokok sembarangan.

Penulis: Aprianto
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved