Bertakwa

HSU Bakal Tanam 2.100 Pohon

Program revolusi hijau yang dicanangkan oleh Gubernur Kalimantan Selatan juga dilaksanakan di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU).

HSU Bakal Tanam 2.100 Pohon
istimewa
Program revolusi hijau yang dicanangkan oleh Gubernur Kalimantan Selatan juga dilaksanakan di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI – Program revolusi hijau yang dicanangkan oleh Gubernur Kalimantan Selatan juga dilaksanakan di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU).

Penanaman pohon dilaksanakan secara simbolis oleh Bupati HSU Abdul Wahid di objek wisata candi agung, Selasa (17/07/2018).

Abdul Wahid ditemani oleh Ketua TP PKK HSU Anisah Rasyidah Wahid menanam pohon di area candi agung bersama dengan Dinas Perumahan Pemukiman dan Lingkungan Hidup (Perkim dan LH) serta Komunitas Hijau HSU.

Kegiatan ini juga melibatkan pelajar untuk mengajarkan mereka agar dapat mencintai lingkungan sejak dini.

Penanaman pohon dilaksanakan secara simbolis oleh Bupati HSU Abdul Wahid di objek wisata candi agung, Selasa (17/07/2018).

Penanaman pohon dilaksanakan secara simbolis oleh Bupati HSU Abdul Wahid di

objek wisata candi agung, Selasa (17/07/2018). (istimewa)

“Penanaman pohon ini diharapkan dapat disebarkan hingga ke tingkat desa, sehingga penghijauan bisa dilaksanakan secara merata untuk menjaga lingkungan daerah rawa yang kita miliki agar lebih asri,” ujarnya.

Terpisah Kepala Dinas Perkim dan LH Rusnaidy mengatakan program revolusi hijau ini merupakan gagasan dari Pemerintah Provinsi yang didukung oleh pemerintah daerah HSU.

Rencananya tahun ini melakukan penanaman pohon sebanyak 2.100 pohon yang akan disebar hingga pelosok desa.

Penanaman pohon juga dilakukan di daerah perkotaan Kabupaten HSU terutama di fasilitas umum seperti taman dan median jalan.

“Bibit telah disediakan oleh Pemerintah Provinsi, sebagian besar merupakan tanaman berbatang besar seperti pohon ulin, jati dan mahoni namun juga ada bibit buat seperti sirsak, alpukat dan jengkol yang dibagikan secara gratis kepada masyarakat,” ungkapnya.

Warga di daerah pedesaan yang ingin menanam tanaman buah tertentu bisa langsung datang ke Kantor Dinas Perkim dan LH untuk mengambil bibit, pihaknya juga mengharapkan masyarakat bisa memanfaatkan kesempatan ini untuk mendapatkan bibit tanaman buah yang bisa menghasilkan buah dengan nilai jual tinggi.

“Seperti bibit tanaman jengkol, meskipun perlu waktu beberapa tahun untuk bisa memanen buahnya namun bisa dinikmati oleh anak cucu kelak,” ungkapnya.

Kegiatan ini sekaligus memperingati hari lingkungan hidup nasional 2018 ke 46, dan dihadiri oleh Ketua DPRD HSU, Kajari HSU, Ketua Pengadilan Negeri Amuntai, Ketua Pengadilan Agama, Wakapolres HSU dan Kepala SKPD HSU. (*/aol)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help