Berita Hulu Sungai Utara

Kejari HSU Musnahkan Ratusan Ribu Zenith dengan Cara Ini

Ratusan ribu zenith carnophen yang saat ini telah dimasukkan menjadi golongan satu tampak menumpuk di halaman Kantor Kejaksaan

Kejari HSU Musnahkan Ratusan Ribu Zenith dengan Cara Ini
banjarmasinpost.co.id/reni kurniawati
Zenith carnophen yang dimusnahkan merupakan barang bukti dari perkara pidana yang telah diselesaikan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI – Ratusan ribu zenith carnophen yang saat ini telah dimasukkan menjadi golongan satu tampak menumpuk di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Hulu Sungai Utara (HSU), bukan tanpa tujuan ternyata Kejari HSU memusnahkan barang terlarang ini dengan cara dibakar.

Zenith carnophen yang dimusnahkan merupakan barang bukti dari perkara pidana yang telah diselesaikan.

Berdasarkan putusan pengadilan negeri Amuntai pihak Kejari HSU melaksanakan pemusnahan barang bukti untuk 83 perkara.

Pemusnahan barang bukti yang dilaksanakan di Halaman Kantor Kejari HSU ini juga dihadiri oleh Bupati HSU Abdul Wahid.

Baca: BKN Ingatkan Situs Resmi Pendaftaran CPNS 2018 Hanya di sscn.bkn.go.id, Klik di Sini Informasinya

Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Kejari HSU Teddy Hartawan SH MH mengatakan pemusnahan barang bukti ini merupakan hasil penanganan perkara sejak September 2017 hingga Juni 2018.

Barang bukti yang dimusnahkan berupa zenith carnophen sebanyak 203.209 butir, dextro sebanyak 1.190 butir, sabu-sabu seberat 11,78 gram, senjata tajam berbagai jenis sebanyak tujuh buah, dan telepon genggam dengan berbagai tipe sebanyak 31 buah.

Baca: Nasib Abdus si Pembunuh Mantan Pacar Terapis Cantik, Kini Seperti Ini

“Kami juga memusnahkan perahu kecil atau jukung yang merupakan hasil dari tindak pidana ilegal fishing, jukung dimusnahkan dengan cara dipotong menjadi beberapa bagian, sedangkan untuk mesin gensetnya akan dilakukan pelelangan dan hasilnya diserahkan untuk negara,” ungkapnya. Sedangkan barang bukti sabu sabu dimusanahkan dengan cara melarutkan dengan air menggunakan alat blender.

Pihaknya masih akan terus menyelesaikan proses hukum pidana yang ada di Kabupaten HSU, dan barang bukti juga akan terus diamankan hingga adanya putusan hukum tetap dan barang bukti lain bisa dimusnahkan kembali.

Baca: Mundur dari Bupati Tanahbumbu, Mardani H Maming Malah Batal Jadi Caleg DPR RI di Pileg 2019

Terpisah Bupati HSU Abdul Wahid yang juga menghadiri kegiatan tersebut mengatakan pihaknya mendukung akan upaya Kejaksaan Negeri HSU untuk melakukan proses hukum pada perkara yang ditangani.

Dan hal ini juga menjadi salahsatu bukti keseriusan pemerintah daerah dalam memberantas pelanggaran hukum.

“Kami berharap masyarakat juga mendukung untuk memberantas peredaran obat obatan terlarang dengan lebih peduli dengan lingkungan tempat tinggal, jika melihat atau mengetahui adanya pengguna atau penjual obat terlarang langsung laporkan ke pihak kepolisian, pelaporan saat ini juga bisa dilakukan menggunakan aplikasi yang telah disediakan oleh pihak kepolisian dan identitas pelapor juga akan dirahasiakan,” ungkapnya.

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help