Pileg 2019

KPU Batola Minta Parpol Tak Mendaftar di Ujung Waktu

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Batola mengimbau kepada semua partai politik di kabupaten setempat untuk tidak mendaftarkan

KPU Batola Minta Parpol Tak Mendaftar di Ujung Waktu
banjarmasinpost.co.id/edi nugroho
SEJUMLAH partai politik mulai mendaftarkan para calon legislatifnya ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Batola di hari terakhir, Selasa (17/7/18) siang. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Batola mengimbau kepada semua partai politik di kabupaten setempat untuk tidak mendaftarkan calegnya di penghujung waktu hari ini, Selasa (17/7/18) pukul 00.00 Wita.

“Ya kita minta semua parpol tidak mendaftar di penghujung waktu hari ini yakni pukul 00:00 Wita. Kalau bisa mendaftar pada siang hari ini. Ingat hari ini hari terakhir,” kata salah satu komisioner KPU Kabupaten Batola, Muhammad Ali, Selasa (17/7/18).

Dijelaskannya, pergerakan pendaftaran parpol untuk para calegnya terus bergulir.

Baca: Penerimaan CPNS 2018 Pada Akhir Juli, Ini Situs Resmi dan Informasi Pendaftarannya

Pada pukul 10.30 Wita, PKS resmi mendafarkan calegnya di KPU sehingga total yang mendaftar ada delapan partai politik.

Dijelaskannya, delapan partai politik yang sudah mendaftar di KPU.

Delapan partai tersebut, yakni PDI-P, PPP, Perindo, PKB, Partai Golkar, Partai Demokrat, PAN dan PKS.

Baca: Nikita Mirzani Singgung Soal Zina dan Pemabuk Usai Gugat Cerai Dipo Latief

Ditambahka Ketua KPU Kabupaten Batola Rusdiansyah KPU Batola, menyatakan pihaknya sudah melakukan beberapa kali sosialisasi ke ke semua partai politik.

Partai politik terkendala dalam akses jaringan internet dan server yang tidak stabil sehingga tak bisa akses ke KPU pusat.

Ditambahkanya, soal aturan KPU mantan napi korupsi tak boleh ikut dalam pencalegan memang benar adanya.

Baca: Penjelasan Luna Maya Soal Kesurupan Penonton Film Sabrina yang Dituduh Cuma Gimmick!

Dalam peraturan berikutnya, untuk proses seleksi caleg yang berkualitas itu diserahkan dan dialihkan kepada partai.

“Ada formulir BB3 untuk caleg, merupakan alat untuk menyeleksi apakah caleg itu pernah terlibat kejahatan korupsi atau seksual,” katanya.

(Banjarmasinpost.co.id/Edi Nugroho).

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved