Bumi Antaluddin

Pelayanan Kesehatan di HSS Semakin Baik

Fasilitas kesehatan di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) terus mengalami peningkatan, seiring dengan pelayanan

Pelayanan Kesehatan di HSS Semakin Baik
istimewa
aksi sosial dengan membagikan 280 paket sembako kepada masyarakat di sekitar lingkungan RSIA Permata Bunda. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Fasilitas kesehatan di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) terus mengalami peningkatan, seiring dengan pelayanan yang terus dimaksimalkan.

Selain Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Hasan Basri Kandangan yang terus memberikan pelayanan terbaik, saat ini sudah ada Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak.

Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak ini awalnya sebuah klinik Permata Bunda yang berdiri pada 17 Juli 2017 dan sekarang sudah menjadi Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Permata Bunda.

Direktur RSIA Permata Bunda I Putu Abdi Wirakusuma.
Direktur RSIA Permata Bunda I Putu Abdi Wirakusuma. (Istimewa)

Kepala Dinas Kesehatan HSS Siti Zainab melalui Kabid Pelayanan Kesehatan Daru Priyanto mengatakan bahwa izin RSIA Permata Bunda sudah keluar pada Juni 2018.

"Izinnya dari Klinik menjadi rumah sakit khusus Ibu dan Anak. Prosesnya cukup panjang dan melalui tahapan oleh tim dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel, Dinas Kesehatan HSS dan Asosiasi Rumah Sakit Daerah (ARSADA) Kalsel," katanya, Selasa, (17/7).

Semua persyaratan sudah dipenuhi sehingga izinnya bisa dikeluarkan, baik untuk syarat tenaga medis, tempat pengolahan limbah rumah sakit dan persyaratan lainnya.

Kabid Pelayanan Kesehatan Daru Priyanto
Kabid Pelayanan Kesehatan Daru Priyanto (istimewa)

Dengan adanya RSIA Permata Bunda tentunya diharapkan pelayanan kesehatan di HSS semakin baik dan bisa memberikan pelayanan terbaik kepada para pasiennya.

"Semakin banyak fasilitas kesehatan baik itu RSUD, Rumah Sakit Khusus, Klinik ada di Kabupaten maka semakin baik dan semakin ada pilihan bagi masyarakat dalam memilih fasilitas kesehatan," lanjutnya.

Pihaknya berharap adanya RSIA Permata Bunda bisa dimanfaatkan dan bermanfaat bagi warga HSS.

Sehingga bisa menjadi pilihan alternatif selain RSUD Hasan Basri maupun RS Ceria.

"Semoga adanya RSIA itu bisa membantu dinas kesehatan dalam hal menurunkan resiko kematian ibu dan anak," ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga berharap pihak RSIA bisa segera kerjasama dengan BPJS kesehatan.

Sehingga bisa melayani seluruh masyarakat di HSS.

Direktur RSIA Permata Bunda I Putu Abdi Wirakusuma mengatakan bahwa sejak Juni 2018, Klinik Ibu dan Anak Permata Bunda sudah menjadi Rumah Sakit Ibu dan Anak Permata Bunda.

"Hari ini, 17 Juli 2018 tepat satu tahun berdiri setelah pada 17 Juli 2017 diresmikan oleh Bupati HSS H Achmad Fikry," katanya.

Pada moment spesial ini, pihaknya melakukan aksi sosial dengan membagikan 280 paket sembako kepada masyarakat di sekitar lingkungan RSIA Permata Bunda.

Pihaknya juga ikut membantu memperbaiki fasilitas mushala yang ada di sekitar RSIA Permata Bunda.

Khusus pasien yang melahirkan di RSIA pada hari ini juga mendapatkan souvenir.

"Kita ingin RSIA Permata Bunda bisa berbagi dengan warga sekitar karena mereka juga yang ikut mensuport berdirinya RSIA sampai sekarang," lanjutnya.

Pihaknya ingin bersinergi dengan masyarakat sekitar dan diharapkan kehadiran RSIA Permata Bunda bisa ikut membantu pemerintah daerah HSS dalam hal meningkatkan kesehatan warganya dan menurunkan angka kematian Ibu dan Anak saat melahirkan.

"Untuk program BPJS di RSIA Permata Bunda masih dalam proses. Semoga bisa segera bekerjasama sehingga kita bisa melayani semua lapisan masyarakat di HSS," tambahnya. (AOL/*).

Penulis: Aprianto
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved