Piala Dunia 2018

Kata Peter Schmeichel Terkait Penampilan Dejan Lovren Bersama Timnas Kroasia

lini belakang Kroasia sangat cepat panik sehingga Perancis dengan mudah mengeksploitasi

Kata Peter Schmeichel Terkait Penampilan Dejan Lovren Bersama Timnas Kroasia
Pemain Kroasia Dejan Lovren (tengah) bersama rekan setimnya merayakan kemenangan Kroasia atas Inggris pada laga babak semifinal di Luzhniki Stadium, Rabu (11/7/2018) atau Kamis dini hari WIB. Kroasia melaju ke babak final Piala Dunia usai mengalahkan Inggris dengan skor 2-1. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Legenda timnas Denmark, Peter Schmeichel, mengeritik penampilan Dejan Lovren bersama timnas Kroasia pada laga final Piala Dunia 2018.

Kritik Schmeichel ini berkaitan dengan pernyataan Lovren sebelum laga final kontra timnas Perancis digelar.

Setelah laga semifinal, Lovren sempat mengatakan bahwa dirinya adalah salah satu bek terbaik di dunia karena berhasil main di final Liga Champions dan final Piala Dunia pada tahun yang sama.

Terkait dengan pernyataan itu, Schmeichel menganggap Lovren terlalu percaya diri karena tidak bisa membuktikannya di dua laga final itu.

Baca: Persib Melonjak ke Peringkat 3 dan Barito Turun ke Posisi 2 Klasemen Sementara Liga 1 2018

"Mungkin Lovren terlalu percaya diri. Dua bulan terakhir dia bermain pada dua final besar dan dia kalah," kata Schmeichel seperti dilansir BolaSport.com dari Liverpool Echo.

"Dia tak memperlihatkan bahwa ia bek terbaik di dunia pada laga final," kata Schmeichel menambahkan.

Pada dua laga final itu, tim yang dibela Lovren kalah karena kebobolan lebih dari dua gol. Liverpool kalah 1-3 dari Real Madrid, sementara Kroasia takluk 2-4 dari timnas Perancis.

Schmeichel juga menjelaskan alasan kekalahan Kroasia kali ini. Menurut dia, lini belakang Kroasia sangat cepat panik sehingga Perancis dengan mudah mengeksploitasi.

"Salah satu alasan mengapa Prancis bisa mencetak empat gol adalah ketidaktenangan di lini belakang Kroasia," ujar mantan kiper Manchester United itu.

Baca: Rekrutan ke-6 Juventus, Cristiano Ronaldo Sebut Klub Si Nyonya Tua Terbesar di Italia

"Pasangannya di bek tengah, Domagoj Vida, juga melakukan hal yang sama. Mereka tak terlalu bagus," kata Schmeichel menambahkan.

Dalam rentan dua tahun terakhir, Lovren sudah bermain di empat laga final termasuk yang dilakukannya tahun ini.

Pada tahun 2016, Lovren bersama Liverpool berhasil melaju ke final Piala Liga dan Piala Eropa. Namun sayang dalam dua laga itu Lovren juga gagal membawa pulang gelar juara.

Editor: Halmien
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved