Berita Jakarta

Waduh! Dipensiunkan lewat WhatsApp, Mantan Wali Kota Jaktim Merasa Tahanan Kota

"Saya enggak masalah dicopot jabatan, enggak masalah. Yang saya masalahkan selama ini saya belum terima keputusan"

Waduh! Dipensiunkan lewat WhatsApp, Mantan Wali Kota Jaktim Merasa Tahanan Kota
kompas.com
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wali Kota Jakarta Timur Bambang Musyawardana di Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Kamis (5/4/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Mantan Wali Kota Jakarta Timur Bambang Musyawardhana mengaku kebingungan usai dicopot dari jabatannya. Ia mengaku tidak menerima surat keputusan (SK) dari gubernur sehingga tak tahu harus bekerja di mana.

"Saya enggak masalah dicopot jabatan, enggak masalah. Yang saya masalahkan selama ini saya belum terima keputusan gubernur yang asli, hanya saya di WhatsApp dipensiunkan," kata Bambang saat dihubungi, Senin (16/7/2018).

"Pensiun per tanggal berapa enggak tahu dan posisi sekarang di mana juga enggak tahu," tambah dia.

Baca: Sungguh Mulia! Juara Dunia, Kylian Mbappe Donasikan Seluruh Hadiah untuk Anak Disabilitas

Menurut Bambang, sejak jauh-jauh hari, ia sudah mengurus pensiun ke Badan Kepegawaian Negara (BKN). Ia dijadwalkan pensiun 1 Oktober lewat surat keputusan dari presiden.

Namun, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tiba-tiba mencopotnya pada 5 Juli 2018 dengan surat bahwa ia dipensiunkan, namun tidak ada tanggalnya. Ia juga mengaku tidak mendapat kejelasan dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD).

Baca: Penumpang KM Kirana Bawa Sabu Senilai Puluhan Miliar, Disimpan dalam Koper Warna Metalik

"Kebijakan bagaimana pun yang dikeluarkan saya ikuti, tetapi jangan sampai tiap hari suruh absen tapi kerja gimana enggak jelas. Jadi saya kayak tahanan kota. Mau pergi, tetapi enggak bisa," ujar Bambang.

Bambang mengaku telah diundang dalam pemeriksaan oleh Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) bersama pejabat lainnya yang dicopot Anies.

Baca: Mendag Ungkap Penyebab Mahalnya Harga Telur Ayam, Ternyata Masalah Sepele Ini

KASN tengah menyelidiki dugaan pelanggaran aturan dalam perombakan pejabat DKI yang dilaksanakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. KASN telah memeriksa para pejabat yang dicopot serta Badan Kepegawaian Daerah.

Hai Guys! Berita ini ada juga di KOMPAS.com

Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved