Pernikahan Pasangan Belia

Heboh Pernikahan Dini di Tapin, Kepsek MAN 1 Rantau Ceramah Pernikahan Dini di depan Murid Baru

Kepala Sekolah MAN 1 Rantau, Hairani menyampaikan materi tentang mencegah pernikahan dini di depan siswa baru

Heboh Pernikahan Dini di Tapin, Kepsek MAN 1 Rantau Ceramah Pernikahan Dini di depan Murid Baru
Banjarmasinpost.co.id/Ibrahim Ashabirin
Kepala Sekolah MAN 1 Rantau, Hairani menyampaikan materi tentang mencegah pernikahan dini di depan siswa baru, Rabu (18/7/2018) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Pernikahan dini yang terjadi di Tapin viral di medsos, bukan hanya di lokal tapi nasional.

Terkait ini, Kepala Sekolah MAN 1 Rantau, Hairani menyampaikan materi tentang mencegah pernikahan dini di depan siswa baru, Rabu (18/7/2018) pagi di sekolah tersebut.

Di depan ratusan siswa/siswi baru itu, Hairani mengulas tentang dampak negatif dari pernikahan dini, di antaranya rumah tangga pasangan nikah dini rentan tidak harmonis karena belum matang, baik segi kejiawaan maupun pemahaman tentang tujuan nikah.

Dan banyak lagi dampak negatif akibat pernikahan dini, belum lagi dampak negatif dari segi kesehatan, jelas Hairani.

Baca: Bocah Pelaku Pernikahan Dini di Tapin yang Sempat Viral Dibawa ke Jakarta, Infonya Tampil di TV

Hairani mengajak muridnya harus terus menempuh pendidikan hingga kuliah. Kalau pun harus menikah, selesaikan dulu sekolah dan dan usia kedua mempelai harus sesuai ketentuan yang di syaratkan.

Ratusan pelajar itu tampak khusyuk mendengarkan materi tentang pernikahan dini tersebut. Bahkan para siswa baru itu antusias bertanya tentang pernikahan dini.

Hairani juga menekankan para muridnya menjaga pergaulan, sehingga terhindar dari hal yang tak diinginkan, termasuk pernikahan dini.

Baca: Heboh Pernikahan Dini di Tapin, Ini Hukum Pernikahan Dini dalam Islam Menurut Buya Yahya

Kepada BPost online, Hairani mengatakan, materi pencegahan pernikahan dini itu dia sampaikan kepada murid baru karena masih hangatnya kasus pernikahan dini di Tungkap Binuang yang viral di semua media.

"Masalah pernikahan dini masih harus lebih disosialisasikan kepada semua pihak, supaya tumbuh kesadaran untuk tidak menggelar pernikahan dini," pungkas Hairani.

Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help