Berita Balangan

Pascasekolah Dipagar Pemilik Lahan, Siswa MTS Ainul Amin Harus Belajar di Musala

Pascadipagarnya sekolah MTs Ainul Amin Tebing Tinggi oleh pemilik sebagian lahan yaitu H Rasidi, berdampak terhadap kegiatan belajar mengajar siswa.

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Pascadipagarnya sekolah MTs Ainul Amin Tebing Tinggi oleh pemilik sebagian lahan yaitu H Rasidi, berdampak terhadap kegiatan belajar mengajar siswa.

Para siswa dan guru terkejut dengan perubahan kondisi ini, karena jika dulunya mereka bisa mengajar dan belajar dengan tenang, sekarang berubah menjadi tak tenang.

Baca: Pengumuman Utul UGM 2018, Ini Uang Kuliah Tunggal (UKT) untuk Lulusan Utul, SNMPTN, SBMPTN dan PBU

Pantauan di lapangan aktivitas belajar mengajar dibagi dua, sekitar 60 siswa MTs menempati gedung milik siswa Aliyah yang tak jauh dari lokasi sekolah yang bermasalah itu.

Namun di bangunan ini siswa harus berbagi ruang, dimana hanya ada tiga ruangan yang tak sepenuhnya bersekat.

Baca: Susunan Pemain & Live Streaming Indosiar Persebaya vs PSMS di Liga 1 2018 Malam Ini

Satu ruangan untuk siswa aliyah, kemudian satu ruangan untuk 60 siswa MTs dibagi menjadi tiga kelas dalam satu ruangan tersebut, sedangkan satu ruangannya lagi untuk yayasan dan guru.

Menjelang siang aktivitas belajar siswa tak kondusif lagi, selain panas, dalam ruangan tersebut mereka tak konsen mendengarkan penjelasan guru, karena ada tiga guru yang harus mengeluarkan suara.

Apalagi tanpa ada sekat, bahkan papan tulis pun tidak ada, namun karena semangatnya untuk bersekolah kegiatan belajar dalam keadaan tersebut harus mereka jalani.

Sementara itu, sekitar 30 siswa lainnya terpaksa belajar di musala sekolah dekat ruangan yang dipagar oleh pemilik sebagian lahan tersebut.

Baca: Undangan Pernikahan Panji Trihatmodjo dan Varsha Strauss Beredar, Loh Nama Belakangnya Panji Diganti

Hampir sama, karena tak ada fasilitas memadai aktivitas belajar mengajar diupayakan guru tetap maksimal berjalan, meski siswa tak konsentrasi penuh.

Dilokasi sekolah, pagar seng masih kokoh berdiri, adapun ruangan yang masuk dalam wilayah yang dipagari cukup banyak yaitu dua kelas ruang aliyah, perpustakaan sekaligus lab, kantor guru, dan dua buah ruang kelas MTs.

Halaman
12
Penulis: Elhami
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved