Berita Banjar

Ketua DPRD Banjar Minta Kejari Segera Tuntaskan Kasus Dugaan Perjalanan Fiktif

Hampir dua tahun kasus dugaan perjalanan fiktif di DPRD Kabupaten Banjar masih bergulir di Kejaksaan Negeri Banjar.

Ketua DPRD Banjar Minta Kejari Segera Tuntaskan Kasus Dugaan Perjalanan Fiktif
hari widodo
Ketua DPRD Banjar, H Rusli 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA — Hampir dua tahun kasus dugaan perjalanan fiktif masih melekat di DPRD Kabupaten Banjar, walau tidak semua wakil rakyat terlibat tetapi tetap mencoreng institusi. Jelang pemilu legislatif, Ketua DPRD Kabupaten Banjar, H Rusli minta segera dituntaskan.

Ditemui di ruang kerjanya, Kamis (19/7), H Rusli mengatakan, sebagai pimpinan dewan tentunya mengharapkan permasalahan tersebut cepat tuntas. Terlebih bergulir sudah satu tahun lebih, memberikan ketidaknyamanan dilingkungan dewan.

“Semua sudah menjadi temuan BPKP dan memerintahkan mengembalikan, semua anggota pun sudah mengembalikan. BPKB menyerahkan prosesnya ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Banjar,” katanya.

Baca: Jadwal Siaran Langsung ICC 2018 - Dimulai Manchester City Vs Borussia Dortmund Live TVRI

Dia menjelaskan, pihak Kejari juga sudah beberapa kali memintai keterangan anggota DPRD Banjar, dan mereka mengakui. Tetapi sudah mengembalikan ke kas daerah.

Menjadi harapannya agar kasus tersebut cepat tuntas sehingga kasus dugaan perjalanan fiktif ini tidak melekat. Pihak penegak hukum bisa menetapkan kalau memang salah maka lanjutkan proses hukumnya, tetapi jika memang tidak ada unsur kerugian negara maka segera terbitkan SP3.

Baca: Selain Usir Peserta Audisi Dangdut Tanpa Make Up, Iis Dahlia Juga Pernah Diserang Netizen Karena Ini

“Kalau sudah demikian, berarti selesai sudah urusan kami, apalagi mau pemilu legislatif. Kalau masih melekat maka tidak menutup kemungkinan ada pihak-pihak yang memainkan untuk menggembosi suara maka justru merugikan,” ujarnya.

Adapun kasus perjalanan dinas fiktif anggota DPRD Banjar bergulir sejak 2015-2016, naik ke tahap penyidikan pada Februari 2017. Terkuak saat melakukan perjalanan dinas ke Surabaya, ada sejumlah modus diantaranya adalah perjokian kunker.

Baca: Jadwal Pendaftaran CPNS 2018, Lewat @BKNgoid BKN Ingatkan Hal Ini Agar Tak Termakan Hoax

Kasus ini sendiri merupakan warisan dari Kasipidsus terdahulu yaknk , Budi Muklis yang kini menjabat Kasipidum Kejaksaan Banjarbaru. (banjarmasinpost.co.id/Hasby Suhaily)

Penulis: Hasby
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved