Berita Kabupaten Banjar

PAD Kabupaten Banjar Turun, Wakil Ketua DPRD Banjar Pertanyakan Kontribusi PD BIM

Berdasarkan Laporan Realisasi Anggaran untuk tahun yang berakhir sampai dengan 31 Desember 2017 dan 2016, jumlah PAD

PAD Kabupaten Banjar Turun, Wakil Ketua DPRD Banjar Pertanyakan Kontribusi PD BIM
hasby
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Banjar, Saidan Fahmi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Banjar di 2017 menurun jika dibandingkan dengan 2016. Hanya pendapatan pajak daerah yang alami kenaikan.

Berdasarkan Laporan Realisasi Anggaran untuk tahun yang berakhir sampai dengan 31 Desember 2017 dan 2016, jumlah PAD pada 2016 sebesar Rp 189.854.372.832,05, sedangkan realisasi 2017 Rp 179.714.918.679,74.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Banjar, Saidan Fahmi mempertanyakan hal tersebut saat rapat anggaran dengan pihak eksekutif yang dihadiri Sekda, Nasrunsyah beserta jajaran, Rabu (18/7) petang. Dirinya pun heran tidak begitu besar kontribusi dari perusahaan daerah, bahkan ada nol rupiah alias tidak memberikan kontribusi bagi PAD.

Baca: VIDEO Ruang Kelas Digembok Pemilik Lahan, Murid MTs Ainul Amin Terpaksa Menumpang di Sekolah Lain

Secara umum pendapatan deviden diperoleh dari penyertaan modal dengan kepemilikan saham minoritas yang dicatat berdasarkan metode biaya. Realisasi tahun 2017 sebesar Rp 10.352.279,98 dan 2016 sebesar Rp 6.716.228.407,00.

Baca: Bocah Pernikahan Dini Hadir di Hitam Putih, Ini yang Dibahas dr Boyke dan Deddy Corbuzier

“Bersyukur pada 2017 ini PD Pasar Bauntung Batuah berkontribusi sebesar Rp 402.264.437,89 jika dibanding 2016 lalu Rp 0,00. PT Bara Intan Mandiri (BIM) justru hingga sekarang tidak ada kontribusi,” katanya.

Dirinya pun heran PT BIM tidak dimasukan dalam rincian realisasi Pendapatan Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang dipisahkan tahun 2017 dan 2016.

Baca: Disebut Penantangnya Baru Poros dan Hastag, Jokowi Masih Belum Akan Umumkan Cawapresnya

Tercatat hanya PD Baramarta, BPR Simpang Empat, BPR Martapura, BPR Astambul, BPR Sungai Tabuk, Bank Kalsel, PD Pasar Bauntung Batuah, PDAM Intan Banjar.

“Mana PT BIM, maka kami meminta sebaiknya bubarkan saja, sejak berdiri sampai sekarang tidak ada memberikan pemasukan bagi daerah, penyertaan modal dari Pemkab tidaklah sedikit,” tegasnya. (Banjarmasinpost.co.id/Hasby)

Penulis: Hasby
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved