Berita Banjarmasin

Penumpang KM Gerbang Samudera 1 Meninggal di Kapal, Keluarga Menolak Diautopsi

Seorang penumpang Kapal Motor (KM) Gerbang Nusantara 1 yang berlayar dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menuju ke Pelabuhan

Penumpang KM Gerbang Samudera 1 Meninggal di Kapal, Keluarga Menolak Diautopsi
banjarmasinpost.co.id/jumadi
Korban bernama H Arwi (50), warga Jalan Sejahtera Gang 3, Kecamatan Banjarmasin Tengah, Kota Banjarmasin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Seorang penumpang Kapal Motor (KM) Gerbang Nusantara 1 yang berlayar dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menuju ke Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, ditemukan tergeletak di kamar mandi, dalam perjalanan (di tengah laut), Rabu (18/7/2018) malam sekitar pukul 22.30.

Korban bernama H Arwi (50), warga Jalan Sejahtera Gang 3, Kecamatan Banjarmasin Tengah, Kota Banjarmasin.

Pertama kali diketahui oleh beberapa orang penumpang kapal saat melintas di depan kamar mandi, seperti Budiono (45), warga Desa Lingkungan, Kecamatan Wulingi Blitar (Jawa Timur) dan Ahmad Khoirun (29), petugas Kesehatan KM Gerbang Samudera 1 (yang memberikan pertolongan), warga Jalan Mangilu Tengah, Desa Soko Mojokerto (Jawa Timur).

Baca: Masih Bisa Update Pengumuman Utul UGM 2018 di Website um.ugm.ac.id/admisi

Kapolsek Kawasan Pelabuhan Laut Polresta Banjarmasin, Kompol Susilawati, Kamis (19/7/2018) mengatakan, dari uraian singkat yakni pada Rabu (18/7/2018) subuh sekitar pukul 04.00 Wib, KM Gerbang Samudera 1 mulai start dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dengan tujuan Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.

Kemudian dalam perjalanan tepatnya pukul 22.30 Wib korban ditemukan tergeletak di kamar mandi kapal oleh saksi Budiono.

Baca: Iis Dahlia Usir Peserta Audisi Penyanyi Dangdut Hanya Karena Tanpa Make Up, Lihat Balasan Netizen

Kemudian dilaporkan ke saksi lain untuk dilaporkan/memanggil mantri KM Gerbang Samudera 1.

Saat itu korban masih dalam keadaan hidup dan setelah sekitar jam 23.30 Wita diketahui korban meninggal dunia setelah dilakukan pemeriksaan oleh Tim Kesehatan dari kapal itu.

Menjelang Kamis (19/7/2018) subuh pukul 06.00 Wita, kapal sandar dan labuh jangkar di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, sekitar jam 06.18 Wita.

Baca: Jadwal Pendaftatan CPNS 2018, Lewat @BKNgoid BKN Ingatkan Hal Ini Agar Tak Termakan Hoax

Pihak Syahbandar dan Polsek Pelabuhan Laut meminta bantuan AKBP dr Nugroho SpS ke kapal untuk melakukan visum.

Sebab dr pihak keluarga bersikeras tidak mau dilakukan visum atau pun autopsi.

"Penolakan autopsi maupun visum dari pihak istri korban. Siang ini jenazah langsung dibawa ke Surabaya dengan menggunakan pesawat terbang," terang Kompol Susilawati.

Penulis: Jumadi
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved