Berita Kotabaru

Sukamto Sebut Campak Sangat Berbahaya

Untuk itu Sukamto menegaskan, upaya mencegah perlu dilakukan eliminasi atau penurunan. Yakni dengan cara imunisasi.

Sukamto Sebut Campak Sangat Berbahaya
istimewa
Kegiatan pertemuan advokasi dan sosialisasi dalam rangka kampanye measles dan rubella di Kabupaten Kotabaru. 

BANJARMASINPOST.CO.ID,KOTABARU - Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel H Sukamto menyatakan, penyakit campak dan rubella sangat berbahaya. Tidak cuma mengakibatkan kecacatan, namun bahkan menyebabkan kematian.

Untuk itu Sukamto menegaskan, upaya mencegah perlu dilakukan eliminasi atau penurunan. Yakni dengan cara imunisasi.

Dikemukakan dia, saat menghadiri kegiatan pertemuan advokasi dan sosialisasi dalam rangka kampanye measles dan rubella di Kabupaten Kotabaru berlangsung di hotel Grand Surya, Kamis (19/7/2018).

Kegiatan kampanye perlu dukungan semua pihak, mulai dari pemerintah daerah, SKPD, lintas sektor, dan organisasi masyarakat khususnya di Kabupaten Kotabaru.

Baca: Iis Dahlia Juga Pernah Dibully Karena 4 Kejadian Ini, Sebelum Ramai Video Audisi KDI

"Kegiatan hari ini untuk menyamakan persepsi. Membuat komitmen mendukung adanya program kampanye campak dan rubella," ucap Sukamto kepada banjarmasinpost.co.id.

Ditambahkan dia, imunisasi perlu dilakukan untuk mengeliminasi karena diketahui komplikasi campak berbahaya, mulai menyebabkan kelainan jantung dan mengarah ke otak.

Baca: Geger Warga Gantung Diri, Kasusnya Masih dalam Penyelidikan

"Apalagi anak keseringan kena campak berakibat ke masalah gizinya. Makanya jangan sampai anak-anak kita kena penyakit ini, konplikasi yang jauh berbahaya," katanya.

Disinggung apakah kasus penyakit campak mengalami kenaikanan atau penurunan, Sukamto belum bisa merincikan. Khususnya di Kabupaten Kotabaru. Namun secara umum dijelaskan, kasus campak masih ada di provinsi dan beberapa kabupaten.

Baca: Jadwal Pendaftaran CPNS 2018, Lewat @BKNgoid BKN Ingatkan Hal Ini Agar Tak Termakan Hoax

"Kalau kasus campak ini bermuaranya (penyebab) lewat udara. Jadi terjadi secara langsung," ujarnya.

Ia sangat mangapresiasi pengampanyean sosialisasi campak, selain mendapat respon positif dari stakeholder di kabupaten Kotabaru.

Halaman
12
Penulis: Herliansyah
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved