Ekonomi dan Bisnis

Terinspirasi Hadiah Wisuda dari Mantan, Pria Ini Bisnis Bengkel Kayu, Untungnya Menggiurkan

Erwin Tanuharja warga HKSN Perdagangan Banjarmasin mempunyai bisnis sampingan yang menjanjikan.

Terinspirasi Hadiah Wisuda dari Mantan, Pria Ini Bisnis Bengkel Kayu, Untungnya Menggiurkan
banjarmasinpost.co.id/maulana
Erwin Tanuharja warga HKSN Perdagangan Banjarmasin mempunyai bisnis sampingan yang menjanjikan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Erwin Tanuharja warga HKSN Perdagangan Banjarmasin mempunyai bisnis sampingan yang menjanjikan.

Erwin dengan produk Bengkel Kayunya bisa dibilang cukup sukses di industri mebel.

Erwin mengatakan bengkel kayu awalnya merupakan bisnis pribadi yang kemudian berubah haluan menjadi wadah untuk masyarakat Banjarmasin menuangkan ide-ide interior yang didapat dari berbagai macam refrensi terutama media sosial.

Baca: Sudah Urus Dispensasi Nikah Dini, Ternyata Bocah ZA (13) & IB (15) Batal ke PA Rantau, Alasannya?

"Di daerah lain perkembangan desain interior sudah jauh berkembang sedangkan di Banjarmasin masyarakat masih awam tentang perkembangan interior dari luar daerah maupun luar negeri," ujar Erwin.

Erwin menceritakan bisnisnya bermula sejak tahun 2016, terinspirasi dari hadiah wisuda mantan kekasihnya yang ingin memberikan hadiah berbeda dari yang lain dalam bentuk pigura pop up.

"Seiring berjalannya waktu saya bertemu teman-teman sesama pengrajin kayu dan mahar, kemudian kami belajar perkembangan interior di luar negri dengan bahan baku yang melimpah dari limbah kayu packing impor serta bahan baku dari banjarmasin sendiri," ungkapnya.

Baca: Nama Asli Chaly Van Houten Jadi Sorotan Usai Melamar Jadi Caleg di Pileg 2019, Ini Ijazahnya?

Ia menuturkan pangsa pasar lebih banyak ke pengrajin mahar dan piihak penyelenggara dengan acara skala kecil.

"karena produk utama kami adalah pigura dari bahan baku jadi kebanyakan peminatnya dari pengrajin mahar dan event organizer," katanya.

Erwin menawarkan produk utamanya yaitu pigura serta interior lain seperti rak buku, stand pigura, rak sepatu, dan yang berhubungan dengan kayu.

Harga yang ia tawarkan seperti pigura dari Rp 2.500, hingga Rp 250 ribu.

Baca: Jadwal Pendaftatan CPNS 2018, Lewat @BKNgoid BKN Ingatkan Hal Ini Agar Tak Termakan Hoax

Tergantung bentuk dan ukuran pemesan.

"Untuk harga saya bersaing dengan luar daerah sekitar 30 persen dari harga pokok produksi serta menyesuaikan dengan bahan yang digunakan," bebernya.

Erwin menjelaskan omzet yang ia dapat dalam perhitungan empat bulan bisa mencapai belasan juta rupiah.

"Saya sebagai usaha sampingan saja sehingga pengerjaan produksi tidak semaksimal mebel lain, tapi untuk perhitungan empat bulan omzet bisa mencapai belasan juta," pungkasnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Maulana)

Penulis: M Maulana
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved