Berita Banjarmasin

Tim Pokja Staf Ahli Kasad Kunjungi Korem 101 Antasari, Ini yang Dibahas

Korem 101 Antasari mendapatkan kunjungan kehormatan oleh Tim Pokja Staf Ahli Kasad Pok Sosial dan Budaya, Kamis (19/7/2018) pagi.

Tim Pokja Staf Ahli Kasad Kunjungi Korem 101 Antasari, Ini yang Dibahas
banjarmasinpost.co.id/abdul ghanie
Staf Ahli Kasad Kolonel Kav Achmad Riad 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Korem 101 Antasari mendapatkan kunjungan kehormatan oleh Tim Pokja Staf Ahli Kasad Pok Sosial dan Budaya, Kamis (19/7/2018) pagi.

Didampingi Danrem 101 Antasari, Kolonel Inf Yudianto Putrajaya pada pertemuan tersebut juga mengundang sejumlah tokoh masyarakat, agama, pemuda hingga dinas terkait baik di pemerintah provinsi dan kota Banjarmasin.

Dalam pemaparannya, Staf Ahli Kasad Kolonel Kav Achmad Riad menjelaskan ada beberapa alasan, kenapa perlunya pelestarian kearifan lokal dilakukan.

Baca: Mantan Suami Denada Kerap Terisak di Hadapannya, Ini Kondisi Terkini Putri Denada

Indonesia yang tidak hanya memiliki potensi alam melainkan juga potensi kekayaan budaya sebagai kearifan lokal, saat ini terhitung sebanyak 1.340 suku dan 742 bahasa menjadi warisan budaya yang berkembang secara turun-menurun dalam keanekaragaman suku bangsa.

Sayangnya, hal tersebut kini mulai luntur dengan terjadinya pergeseran kehidupan masyarakat Indonesia diantaranya kepada disintegrasi, radikalisme, narkoba, pengaruh budaya luar.

Baca: Gerhana Bulan Total Super Blood Moon 28 Juli 2018, Bukan Hanya Sholat, Ini 7 Adab Menyambutnya

"Nah, oleh karenanya salah satu cara untuk menangkal dan menyaring terhadap pengaruh tersebut, mari kita tumbuhkan dan lestarikan kembali kearifan lokal yang ada," jelasnya.

Riad juga menegaskan tanpa mengurangi tugas TNI yang tidak hanya operasi militer perang, melainkan juga operasi non perang, pihaknya ke depan siap membantu Pemda dalam melaksanakan pelestarian budaya dan kearifan lokal.

Baca: Jadwal Pendaftaran CPNS 2018, Lewat @BKNgoid BKN Ingatkan Hal Ini Agar Tak Termakan Hoax

"Sebab, runtuhnya kearifan lokal, tentu akan memudarnya nilai kebersamaan dan gotong royong, yang merupakan bagian dari kesatuan dan persatuan bangsa," jelasnya.

(BANJARMASINPOST.CO.ID /A RIZKI ABDUL GANI)

Penulis: Ahmad Rizky Abdul Gani
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help