Gerhana Bulan Total

Gerhana Bulan Total Super Blood Mood 28 Juli 2018, Ini Adab Menyambut Gerhana dalam Islam

Fenomena langit gerhana bulan dan gerhana matahari merupakan satu tanda kebesaran Allah SWT.

Gerhana Bulan Total Super Blood Mood 28 Juli 2018, Ini Adab Menyambut Gerhana dalam Islam
banjarmasinpost.co.id/kompas.com
Gerhana Bulan 

Artinya: “ Senantiasa memiliki rasa takut, menampakkan rasa haru, segera bertobat, tidak bersikap mudah bosan, segera melaksanakan shalat, berlama-lama dalam shalatnya dan merasakan adanya peringatan.”

Baca: Jadwal Siaran Langsung (Live) Indosiar Piala AFF U-16 2018 : Timnas U-16 Indonesia Tak Target Juara

Baca: Jadwal Siaran Langsung (Live) SCTV Timnas U-23 Indonesia di Asian Games 2018

Dari kutipan di atas dapat diuraikan ketujuh adab menyambut gerhana bulan sebagai berikut:

1. Senantiasa memiliki rasa takut. Sepanjang peristiwa gerhana sebaiknya seseorang menunjukkan rasa takut di hadapan Allah SWT dan bukan rasa takut atas peristiwa gerhana itu sendiri.

Rasa takut itu sangat penting dalam rangka membentuk kartakter takwa kepada Allah-Nya. Tanpa rasa takut sudah pasti seseorang akan mudah melakukan kemaksiatan.

2. Menampakkan rasa haru. Sepanjang peristiwa gerhana sebaiknya seseorang menampakkan rasa haru atas peristiwa gerhana di hadapan Allah SWT. Bagaimanapun peristiwa ini merupakan tanda-tanda kekuasaan dan kebesaran Allah SWT sebagai Sang Pencipta sekaligus Sang Penguasa langit, bumi serta seluruh alam berserta seluruh isinya.

3. Segera bertobat. Salah satu rangkaian bertobat adalah membaca istighfar. Hal ini dapat dilakukan, misalnya, ketika duduk di dalam masjid sambil menunggu saat iqamah.

Dalam rangkaian shalat gerhana, khatib dalam doanya sewaktu khutbah mengucapkan istighfar dengan banyak memohon ampunan kepada Allah SWT, dan doa ini diamini oleh para jamaah.

4. Tidak bersikap mudah bosan. Sepanjang gerhana terjadi sebaiknya seseorang merasa betah menyambut peristiwa ini hingga selesai rangkaian pelaksanaan shalat gerhana.

Shalat gerhana memang cenderung memakan waktu lebih lama dari pada shalat-shalat lainnya karena dalam setiap rakaatnya rukuk dilakukan dua kali. Demikian pula ketika khutbah disampaikan sebaiknya seseorang dapat mendengarkan isi nasihat-nasihatnya dengan khusyu’ dan khidmat.

5. Segera melaksanakan shalat. Begitu gerhana bulan terjadi, shalat khusuf ini sebaiknya segera dimulai dan dilakukan secara berjamaah. Baik laki-laki maupun perempaun disunnahkan melaksanakan shalat gerhana.

Halaman
123
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved