Berita Hulu Sungai Selatan

Satpol PP HSS Tegaskan 'Perang' dengan Gepeng

Keberadaan gelandangan dan pengemis (gepeng) di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) terus ditertibkan.

Satpol PP HSS Tegaskan 'Perang' dengan Gepeng
banjarmasin post group/ aprianto
Razia gepeng di wilayah Nagara. Foto dari Satpol PP. 

BANJARMASINPPOST.CO.ID, KANDANGAN - Keberadaan gelandangan dan pengemis (gepeng) di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) terus ditertibkan.

Jumat, (20/7) tim gabungan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) HSS bersama dengan dinas sosial Kabupaten HSS melakukan razia gepeng di wilayah Negara yang meliputi tiga kecamatan Daha Selatan, Daha Barat dan Daha Utara.

Gepeng yang terpantau oleh tim gabungan langsung ditertibkan dan dibawa ke pos pengamanan di wilayah Nagara. Serta langsung dimintai keterangan dan membuat surat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatannya lagi.

Baca: Jadwal Siaran Langsung (Live) Indosiar Piala AFF U-16 2018 : Timnas U-16 Indonesia Tak Target Juara

"Para gepeng biasanya ada di kawasan pasar dan jembatan Andi Tajang," kata Udin, warga Negara.

Namun keberadaan gepeng disebutkannya tidak setiap hari ada. Kadang meraka ada, terkadang juga tidak ada. Keberadaan mereka tidak menentu dan sering pindah-pindah.

Kepala Satpol PP HSS Roni Rusnadi mengatakan bahwa kegiatan razia gepeng rutin dilakukan pihaknya untuk mencegah keberadaan gepeng di wilayah HSS.

Baca: Sindir Iis Dahlia, Jebolan Indonesian Idol Ini Sebut Rossa Tutup Mata dan Buka Telinga

"Kita ada tim patroli yang melakukan giat razia tiap pekannya. Sasarannya lokasi dan fasilitas umum, tempat ibadah hingga taman bermain," katanya.

Pihaknya terus rutin melakukan razia gepeng agar di wilayah HSS tidak berkeliaran gepeng yang melakukan aksi minta minta ditempat fasilitas umum dan tempat ibadah.

"Giat razia tidak hanya di wilayah Negara, namun semua wilayah di HSS yang diketahui adanya aksi gepeng," lanjutnya.

Baca: Blanko SIM Habis, Polisi Ini Malah Ganti Pakai HVS

Tidak hanya soal gepeng. Saat ada rombongan mobil yang melakukan aksi meminta dana juga tidak luput dari pantauan satpol PP HSS.

"Mobil yang meminta dana dengan pengeras suara juga kita cek. Bila tidak ada surat resminya akan kita larang melakukan kegiatan meminta dana keliling," tegasnya.

Baca: Barito Putera Vs Persib Liga 1, Persib Terancam Tanpa Top Skorernya, Begini Tanggapan Jacksen Tiago

Bahkan, pihaknya tidak segan segan untuk menyita barang-barang yang digunakan untuk meminta minta dana bantuan bila izin dan suratnya tidak resmi.

"Kita akan cek dan melakukan pemeriksaan. Sebab, ada saja yang memanfaatkan situasi itu untuk kepentingan pribadi," tambahnya.

(banjarmasinpost.co.id/aprianto)

Penulis: Aprianto
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help