Ekonomi dan Bisnis

Tembus Rp 14.441 Per Dollar AS, BI Perkirakan Rupiah Masih Akan Tertekan

Bank Indonesia melalui rilis persnya menyatakan Rupiah masih berpeluang tertekan dan melemah terbatas karena penguatan Dollar

Tembus Rp 14.441 Per Dollar AS, BI Perkirakan Rupiah Masih Akan Tertekan
Achmad Maudhody
Petugas di salah satu money changer di Banjarmsin tunjukkan uang Dollar Amerika 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Ketidakpastian pasar keuangan global seret nilai tukar Rupiah yang berada di level Rp 14.441 per Dollar Amerika, Jumat (20/7/2018).

Bank Indonesia melalui rilis persnya menyatakan Rupiah masih berpeluang tertekan dan melemah terbatas karena penguatan Dollar Amerika secara global.

Rupiah pada Rabu (18/7/2018) sempat tercatat Rp 14.405 per Dollar Amerika, sedikit melemah 0,52 persen (ptp) dibandingkan dengan level akhir Juni 2018.

Baca: Viral Usai Usir Peserta Orang Biasa, Juri KDI Iis Dahlia Banjir Sidiran, Ini Kata Citra Scholastika

Dengan perkembangan ini, Rupiah melemah 5,81 persen year to date (ytd) dibandingkan dengan level akhir 2017.

Namun, pelemahan ini masih lebih rendah dibandingkan dengan pelemahan mata uang negara berkembang lain seperti Filipina, India, Afrika Selatan, Brasil dan Turki yang juga tertekan Dollar Amerika.

Walau demikian, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan II Tahun 2018 diprakirakan tetap baik didukung oleh permintaan domestik yang tetap kuat.

Baca: Jadwal, Prediksi & Live Streaming Liga 1 2018 Pekan 17 Jumat (20/7) PS Tira vs Borneo FC

Pertumbuhan konsumsi rumah tangga diprakirakan terjaga didukung stimulus fiskal, perbaikan pendapatan, inflasi yang terjaga, serta kenaikan keyakinan konsumen menengah atas.

Investasi diprakirakan tetap kuat, yang tidak hanya didukung oleh proyek infrastruktur, tetapi juga oleh proyek noninfrastruktur, baik di investasi bangunan maupun di investasi nonbangunan.

Kuatnya permintaan domestik mendorong kenaikan pertumbuhan impor, khususnya impor barang modal seperti alat angkut, mesin, peralatan dan suku cadang.

Baca: Jadwal & Link Live Streaming Manchester United vs Club America dalam Tur Pramusim di Amerika

Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 18-19 Juli 2018 memutuskan untuk mempertahankan BI 7-day Reverse Repo Rate tetap sebesar 5,25 persen, suku bunga Deposit Facility tetap sebesar 4,50 persen, dan suku bunga Lending Facility tetap sebesar 6,00 persen.

Dijelaskan Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Agusman, keputusan tersebut konsisten dengan upaya Bank Indonesia mempertahankan daya tarik pasar keuangan domestik di tengah ketidakpastian pasar keuangan global yang masih tinggi sehingga dapat menjaga stabilitas, khususnya stabilitas nilai tukar Rupiah. (Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help