Haji 2018

Berhaji Tanpa Didampingi Keluarga Lansia 70 Tahun Ini Yakin Dimudahkan Beribadah di Tanah Suci

Sebanyak 229 calon haji Hulu Sungai Tengah, plus satu pendamping, satu dokter dan dua perawat diberangkatkan.

Berhaji Tanpa Didampingi Keluarga Lansia 70 Tahun Ini Yakin Dimudahkan Beribadah di Tanah Suci
banjarmasin post group/ hanani
Jemaah Haji asal Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Utara 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Sebanyak 229 calon haji Hulu Sungai Tengah, plus satu pendamping, satu dokter dan dua perawat di berangkatkan panitia dari Seksi Urusan Haji Kantor Kemenag HST, Sabtu (21/7/2018), usai salat Ashar, sekitar pukul 16.30 Wita.

Pemberangkatan dilakukan menggunakan armada bus dari halaman Masjid Agung Riyadushalin. Tangis haru perpisahan dengan keluarga pun mewarnai pemberangkatan.

Para calon haji, tak henti minta doakan sanak saudara, kerabat dan sahabat agar dimudahkan melaksanakan rukun Islam kelima tersebut di Tanah Suci. Pemberangkatan jemaah calon haji pun berjalan lancar.

Panitia dibantu aparat dari Satpol PP dan kepolsian, mengawal sejak calon haji dikumpulkan di masjid agung, hingga masuk ke dalam bus. Ketika masuk bus, para keluarga calon haji tak dibolehkan lagi mendekat, demi kelancaran pemberangkatan.

Baca: Mulai Semur Daging, Nugget Hingga Fillet, Inilah Daftar Menu Jemaah Haji Selama di Tanah Suci

Calhaj HST yang merupakan kelompok terbang tiga, embarkasi haji Syamsudinnor menginap di Asrama Haji Banjarbaru. Selanjutnya, Minggu 22 Juli, dilakukan pemeriksaan kesehatan, dan pada Senin 23 Juli baru diberangkatkan dari Bandara Syamsudinnor langsung ke Bandara Madinah.

Sementara, sebelum diberangkatkan ke Banjarbaru, pukul 14. 00 Wita, calon haji baik dari masyarakat maupun pendamping dan tim kesehatan, diistirahatkan di Masjid Agung.

Salah satu calhaj, asal Desa Babai Kecamatan Barabai, Nurhayati, tampak di antara calhaj lainnya. Nenek berusia 70 tahun tersebut mengaku senang, menjadi salah satu calhaj yang diberangtkatkan tahun ini.

Baca: Dibuka Pendaftaran CPNS 2018, Lulusan SMA & D3 Serta S1, Terbanyak Dicari Guru dan Tenaga Kesehatan

Meski tak ada anggota keluarga yang mendampinginya, nenek Nurhayati mengaku tak khawatir. "Saya berangkat sendiri saja. Sekarang merasa sehat saja, Insya Allah saya yakin dimudahkan Allah selama beribadah di Tanah suci nanti," kata Nurhayati.

Nurhayati mengaku tak ada persiapan khusus. Latihan fisik dia lakukan dengan memperbanyak salat sunat, minta diberi kemudahan dan kelancaran. "Kalau bawa bekal sekedarnya saja. Kata panitia, di sana makannya dijamin, jadi tak perlu membawa makanan berlebihan," katanya.

Baca: Kamar Lapas yang Disegel KPK Diduga Ditinggal Penghuninya, Febri Diansyah Pun Ungkap Fakta Ini

Sementara, Kepala Seksi Urusan Haji, Kemenag HST H Abdul Hadi mengatakan, melalui kegiatan manasik beberapa kali, calon haji sudah diberikan pengetahuan saat menghadapi cuaca panas di Tanah suci.

Antara lain dengan sering minum air putih, memakai masker kemana-mana, serta memperbanyak mengonsumsi buah dan sayur, serta sering-sering menyemprotkan air menggunakan alat spay ke wajah, saat cuaca sedang terik.

(banjarmasinpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help