Olahraga Kalsel

Dua Paralimpian NPC Kalsel Siap Tanding di Paracycling Road World Tournamen 2018 di Italia

Di event paracycling dunia yang digelar 29 Juli hingga 6 Agustus 2018 ini, Agus dari NPC Balangan

Dua Paralimpian NPC Kalsel Siap Tanding di Paracycling Road World Tournamen 2018 di Italia
Istimewa
Paralimpian balap sepeda NPC Balangan, Agus (kanan) dan Paralimpian balap sepeda NPC Banjar, Saiful Anwar (kiri) yang bergabung di Pelatnas, akan mengikuti Paracycling Road World Tournamen 2018 di Maniago, Italia, 29 Juli hingga 6 Agustus 2018 nanti. Kustono. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Dua atlet balap sepeda National Paralympic Comitee (NPC) Kalimantan Selatan (Kalsel), turut bertanding di ajang dunia, bertajuk Paracycling Road World Tournamen 2018 di Maniago, Italia.

Di event paracycling dunia yang digelar 29 Juli hingga 6 Agustus 2018 ini, Agus dari NPC Balangan dan Saiful Anwar dari NPC Banjar siap berlaga memperkuat Indonesia.

"Kedua atlet ini memang sudah mengikuti pelatnas di Solo sejak Januari lalu. Dan ini merupakan try out sebagai persiapan menghadapi Asian Para Games Oktober di Jakarta," jelas ofisial Balap Sepeda NPC, dr Ferry Kustono kepada Banjarmasinpost.co.id.

Baca: Live TVRI! Live Streaming TVRI Manchester City vs Borussia Dortmund ICC 2018 Mulai Pukul 08.00 WIB

Agus dan Saiful Anwar terpilih bergabung di Pelatnas buat diproyeksikan ke sejumlah ajang besar di 2018 ini di antaranya Asian Para Games 2018, dan Asean Para Games 2019 mendatang di Manila, Filipina.

Baca: Lulusan D3 dan SMA Wajib Siapkan 6 Dokumen Ini untuk Pendaftaran CPNS 2018, LINK SSCN.BKN.GO.ID

Di Maniago nanti, Agus akan turun di kelas C2 nomor 1000 meter velodrome. Sedangkan Saiful Anwar kelas C3 nomer 3000 meter velodrome.

Menurut Ferry, kedua atlet ini baru kali pertama tampil di ajang international. Pihaknya pun tidak menargetkan secara spesifik raihan yang ingin dicapai kedua paralimpian ini.

Secara non teknis, terdapat kendala mengenai peralatan yaitu sepeda yang digunakan di pertandingan. Kendati demikian, ajang ini sebagai tolak ukur pembinaan dan latihan selama di Pelatnas, serta membentuk mental paralimpian di ajang internasional.

"Harapan saya secara pribadi, ini ajang untuk mencari pengalaman. Ke depannya kami harapkan mereka bisa tampil di Asean paragames 2019," tukasnya. (Banjarmasinpost.co.id/Mariana)

Penulis: Mariana
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved