Berita Hulu Sungai Utara

Gandeng Satpol PP untuk Tertibkan Pasar Dadakan

Pasar dadakan yang menggunakan bahu jalan untuk berjualan tampaknya sudah biasa ditemui terlebih di desa desa yang jauh dari pusat kota.

Gandeng Satpol PP untuk Tertibkan Pasar Dadakan
istimewa

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Pasar dadakan yang menggunakan bahu jalan untuk berjualan tampaknya sudah biasa ditemui terlebih di desa desa yang jauh dari pusat kota. Hal yang sama juga terjadi di Kabupaten HSU, pasar dadakan yang biasa disebut pasar 'tungging' ini biasanya buka pada pagi hari dan tutup pada siang hari. Atau buka sore dan tutup malam hari.

Saat ini Disperindagkop HSU tengah bekerjasama dengan Dinas Perhubungan dan Satpol PP HSU untuk melakukan tindakan agar kegiatan tersebut tidak mengganggu pengguna jalan.

Hal ini disampaikan oleh Plt Kepala Diaperindagkop HSU Kaberi, dirinya mengatakan untuk keberadaan pasar yang tidak tercantum dalam naungan Disperindagkop pihaknya tidak berwenang untuk menindak sehingga perlu bantuan pihak lain yaitu Dinas Perhubungan dan Satpol PP.

Mengingat bahaya yang mengganggu pengguna jalan saat melintasi pasar dadakan tersebut. "Kami berharap paling tidak diatur agar tidak berjualan sampai ke bahu jalan, ditambah dengan keramaian para pengunjung jelas berbahaya dan mengurangi kenyamanan," ungkapnya.

Baca: Dibuka Pendaftaran CPNS 2018, Lulusan SMA & D3 Serta S1, Terbanyak Dicari Guru dan Tenaga Kesehatan

Pada pasar dadakan biasanya pagi hari menjual ikan atau sayuran, sedangkan pada sore hari berjualan sembako, makanan atau pakaian. Pasar yang menggunakan jalan untuk pasar seperti di Desa Telaga Silaba Kecamatan Amuntai Selatan. Meskipun warga sudah terbiasa dengan pasar ikan yang menggunakan jalan sebagai transaksi jual beli namun warga juga berharap adanya tempat yang lebih luas untuk mereka berjualan.

Para pedagang sebelumnya memang berjualan di dermaga sekitar area tersebut, namun karena dermaga longsir terpaksa para pedagang menggunakan jalan sebagai tempat berjualan.

Baca: Live O Channel! Link Live Streaming Bali United vs Bhayangkara FC via Streaming O Channel-Vidio.com

Riska salah satu warga sekitar mengatakan jalan sekitar pasar memang sengaja ditutup karena tidak dapat dilalui, dan hal ini memang sudah dipahami warga. "Jalan ditutup sementara sampai sekitar jam 9 pagi, namun ada jalan alternatif lain yang bisa dilewati," ujarnya.

Baca: Motif Suap Karena Ingin Dapat Fasilitas di Dalam Penjara, Wakil Ketua KPK Angkat Bicara

Riska menambahkan jika dibangunkan lagi bangunan atau adanya lokasi untuk para pedagang jelas akan lebih memudahkan dan tidak menggunakan jalan sebagai tempat berjualan.

Baca: Kamar Lapas yang Disegel KPK Diduga Ditinggal Penghuninya, Febri Diansyah Pun Ungkap Fakta Ini

"Dermaga untuk berjualan diharapkan bisa dibangun kembali, agar tidak menggunakan seluruh badan jalan dan mampu untuk menampung lebih banyak pedagang," ungkapnya. (banjarmasinpost.co.id/ reni kurniawati)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved