Gerhana Bulan Total

Gerhana Bulan Total Super Blood Moon 28 Juli 2018, Ini 7 Fenomena Langit yang Juga Akan Terjadi

Gerhana bulan total selanjutnya diprediksi akan muncul tanggal 28 Juli 2018 mendatang.

Gerhana Bulan Total Super Blood Moon 28 Juli 2018, Ini 7 Fenomena Langit yang Juga Akan Terjadi
NASA/JPL/University of Arizona
Gambar bulan Planet Mars, Phobos, dari jarak 6.800 kilometer yang diambil kamera The High Resolution Imaging Science Experiment (HiRISE) pada pesawat Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) pada 23 Maret 2008. 

Pengamatan bisa dilakukan mulai tengah malam sampai Matahari terbit.

4. 11 Agustus 2018: Gerhana Matahari Parsial

EPA

Mahkota matahari yang terbentuk pada saat gerhana total seperti terlihat di Jackson, Wyoming, pada 21 Agustus 2017.
EPA Mahkota matahari yang terbentuk pada saat gerhana total seperti terlihat di Jackson, Wyoming, pada 21 Agustus 2017. (EPA)

Ya, terjadi tiga gerhana Matahari parsial tahun 2018 ini. Sayangnya, yang ketiga pun tidak bisa diamati di Indonesia.

Gerhana parsial ini akan terlihat di bagian timur laut Kanada, Greenland, Eropa utara, dan Asia utara dan timur.

Gerhana ini paling baik diamati di bagian utara Rusia yang akan mengamati Matahari tertutupi 68% oleh Bulan.

5. 12 Agustus 2018: Hujan Meteor Perseid

Hujan meteor selalu terjadi pada tanggal yang sama setiap tahun.

Kalau Anda berpikir banyak sekali hujan meteor, mungkin Anda baru mengenal peristiwa ini.

Perseids adalah salah satu hujan meteor terbaik yang bisa diamati, ia mampu menghasilkan hingga 60 meteor per jam pada puncaknya.

Berasal dari debris komet Swift-Tuttle, hujan meteor ini bisa diamati mulai malam tanggal 12 hingga menjelang Matahari terbit tanggal 13 Agustus 2018.

Halaman
1234
Penulis: Noor Masrida
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help