Berita Banjarmasin

Hari Pangan Sedunia 2018, Puluhan Diplomat dan Jokowi Bakal ke Kalsel, Ini Penjelasannya

beberapa hari ini secara khusus tim dari Kemenlu yang diketuai oleh Kepala Pusat Kerja Sama Luar Negeri Kementerian Pertanian

Hari Pangan Sedunia 2018, Puluhan Diplomat dan Jokowi Bakal ke Kalsel, Ini Penjelasannya
kompas.com
Presiden Joko Widodo menghadiri rembuk nasional 98 di Jakarta, Sabtu (7/7/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Hari Pangan Sedunia (HPS) 2018, akan dipusatkan di Kalimantan Selatan pada Oktober 2018 ini. Beberapa diplomat luar negeri akan kumpul dan dirancang akan hadir Direktur Jendral Food and Agriculture Organization (FAO) dan Presiden RI.

Persiapan pun harus matang, beberapa hari ini secara khusus tim dari Kemenlu yang diketuai oleh Kepala Pusat Kerja Sama Luar Negeri Kementerian Pertanian, Mesah Tarigan, menijau lokasi dan melakukan rapat koordinasi, Jumat (20/7).

Tamunya tak sembarang, puluhan diplomat beserta dengan duta besar (dubes), akan tour di sejumlah titik di kalsel melalui agenda Diplomatic Tour.

Baca: Jadwal Live Pekan 17 Liga 1 2018 Sabtu (21/7) Sriwijaya vs Arema, Mitra Kukar vs Persija

Baca: Gerhana Bulan Total Super Blood Moon 28 Juli 2018, Ini 7 Fenomena Langit yang Juga Akan Terjadi

Tamu nantinya yang datang bukan sembarang. "Pihaknya pesan kamar hotel hanya 30 untuk menyambut para diplomat. Tapi karena kemungkinan besar Direktur Jendral Food and Agriculture Organization (FAO) dan Presiden  Joko widodo juga hadir maka dipersiapkan ekstra sampai 50 unit," kata dia.

Koordinator Diplomatic Tour HPS 2018, Hanif Faisol Nurofiq menjelaskan tentu akan menyambut baik dan tidak akan melewatkan momen begitu saja, di mana Kalsel juga akan menonjolkan alamnya.

Baca: Ramai Menghujat Iis Dahlia, Terkait Peserta KDI, Faktanya Seperti Langit dan Bumi, HOAX vs Fakta!

Baca: PSIM vs Kalteng Putra - Ternyata Aksi Kiper Ini yang Memicu Emosi Suporter PSIM, Lihat VIDEO Ini

Menurutnya, memang HPS pada Oktober mendatang tidak hanya memunyai arti penanaman tanaman pangan semata. Namun Kalimantan Selatan bisa memanfaatkan momen itu untuk "menjual" kekayaan alam dan terkait pangan dan tanaman di Kalsel.

"Misal kerbau rawa dan lahan gambut. Tentu kalau nanti dalam tour kedutaan ada yang baik dan perlu perhatian, maka bantuan luar negeri pun biasanya bisa didapatkan. Ya asalkan menarik bagi mereka maka bantuan luar negeri akan mudah saja nanti dirundingkan," kata dia.

(Banjarmasinpost.co.id /Nurholis Huda)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved