Kriminalitas Tabalong

Mulai Penganiayaan Hingga Narkoba, Ini Deretan Kasus yang Ditangani Polres Tabalong Selama 6 Bulan

Dugaan tindak pidana konvensial hingga transnasional ditangani jajaran Polres Tabalong di semester awal 2018 ini.

Mulai Penganiayaan Hingga Narkoba, Ini Deretan Kasus yang Ditangani Polres Tabalong Selama 6 Bulan
banjarmasin post group/dony usman
Kapolres Tabalong AKBP Hardiono 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Dugaan tindak pidana konvensial hingga transnasional ditangani jajaran Polres Tabalong di semester awal 2018 ini.

Berdasarkan data yang disampaikan Subaghumas Polres Tabalong, dalam kurun waktu enam bulan atau Januari hingga Juni 2018, terdapat 78 kasus pidana yang diterima laporannya.

Dimana dari semua kasus itu, sebanyak 69 kasus pidana atau 89 persen prosesnya telah berhasil diselesaikan.

Baca: Jadwal & Live Streaming Kualifikasi Formula 1 GP Jerman 2018 Sabtu (21/7)

Kapolres Tabalong AKBP Hardiono melalui Kasubaghumas Iptu H Ibnu Subroto, Sabtu (21/7/2018) menyampaikan, dari total tersebut setidaknya ada tiga jenis tindak pidana.

Pertama tindak pidana kejahatan konvensional, kejahatan transnasional dan juga kejahatan yang berpotensi merugikan kekayaan negara.

"Kejahatan konvensional ada enam jenis kasus menonjol," katanya.

Baca: Ini Kasus Suami Inneke Koesherawati yang Diamankan KPK Bersama Kalapas Sukamiskin

Yakni, tindak pidana pencurian dengan pemberatan sejumlah 22 kasus dan selesai 15 kasus.

Tindak Pidana UU Perlindungan Anak ada 8 Kasus dan selesai 4 kasus, tindak pidana pencurian kendaraan bermotor ada 7 kasus dan selesai 2 kasus.

Kasus tindak pidana perjudian sejumlah 6 kasus dan selesai 9 kasus, senjata tajam sebanyak 5 Kasus dan selesai 8 kasus serta penganiayaan sejumlah 5 kasus dan selesai 4 kasus.

Baca: Risih dengan Kehadiran Tikus dan Laba-laba di Rumah Anda, Bahan Alami Ini Mampu Mengusirnya

Sedangkan untuk kejahatan Trans Nasional ada 1 jenis kasus menonjol berupa penyalahgunaan narkoba sebanyak 46 kasus.

"Untuk kasus penyalahgunaan narkoba ada 46 tersangka laki-laki dan 7 orang perempuan," ungkapnya.

Dari semua kasus itu didapatkan barang bukti berupa sabu seberat 223,33 gram.
6 butir ekstasi warna biru logo R,
5.226 butir Zenith, 162 butir obat Trexy,
87 botol miras berbagai macam jenis.

Juga ada barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp 14.413.000,
25 buah handphone dan 8 unit kendaraan roda dua.

Terakhir, untuk kejahatan merugikan kekayaan negara terdapat ada 2 jenis kasus menonjol, berupa penyalahgunaan BBM ada 5 kasus dan selesai 4 kasus serta illegal logging ada 4 kasus dan selesai 1 kasus. (banjarmasinpost.co.id/dony usman)

Penulis: Dony Usman
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved