Kuliner

Gurihnya Laba Japanese Cake, Modal Awal Rp 1 Juta, Mahasiswa Ini Raup Untung Sebesar Ini Per Hari

Japanese Cake kini mulai ramai diminati bagi penggemar penikmat olahan bercitarasa keju.

Gurihnya Laba Japanese Cake, Modal Awal Rp 1 Juta, Mahasiswa Ini Raup Untung Sebesar Ini Per Hari
istimewa
salah satu pelanggan kue Japanese Cake buatan Aulia Nazmi

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Japanese Cake kini mulai ramai diminati bagi penggemar penikmat olahan bercitarasa keju.

Dalam hal tekstur Japanese Cake memang sangat lembut saat dimakan, meski proses pembuatannya dipanggang tapi dari atas permukaan hingga ke bagian bawahnya kelembutannya tetap terasa.

Hal ini yang dilihat oleh Aulia Nazmi, Mahasiswi Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Jurusan PKn.

Bermula dari hobinya membuat kue, kini ia bisa mendapat keuntungan Rp 175 ribu perhari.

"Modal awal Rp 1 juta, tapi kini omzet perharinya bisa sampai Rp 175 ribu," ungkapnya.

Baca: Masih Ingat Cerita Pengusaha Kaya Tertipu Istri yang Operasi Plastik? Ini Kisah Sebenarnya

Aulia menjelaskan selain karena menyukai mengolah kue, ia juga melihat peluang masih sedikitnya kue yang bertekstur lembut ini dijual dipasaran.

"Japanese Cake ini setau saya hanya dijual di toko kue besar yang ada di mall, jadi kesannya mahal dan berkelas, jadi saya membuat untuk dijual di tengah masyarakat," jelasnya.

Baca: Anda Lulusan S1 Hukum, Teknik Sipil Atau Grafis? BUMN Ini Sedang Buka Lowongan Kerja

Ia menuturkan di toko besar harga satu potongnya Rp 25 ribu, sedangkan di tempatnya hanya Rp 15 ribu, dengan potongan yang sama.

"Satu loyang di tempat saya Rp 85 ribu, tapi kalau di mal mungkin sampai Rp 200 ribu rupiah," katanya.

Biasanya Aulia memasarkan komoditasnya melalui media sosial, dan kini ia sudah mempunyai lima reseller yang tersebar di Banjarbaru, Martapura, Landasan Ulin, dan Banjarmasin.

Baca: Gerhana Bulan Total Super Blood Moon 28 Juli 2018, Salat Gerhana dan Amalan yang Bisa Dikerjakan

"Kebanyakan yang membeli ibu-ibu, tapi di kalangan mahasiswa juga ramai, soalnya Japanese Cake ini sangat terkenal dan banyak orang yang tahu," terangnya.

Dalam sehari ia bisa mengolah empat sampai lima loyang kue, dan menurutnya selalu habis terjual.

"Japanese Cakenya selalu habis, dan juga masih banyak permintaan yang masih mencari kue ini," tururnya.

Ia menceritakan dalam satu produksi pembuatan loyang bisa menghabiskan waktu sekitar 2,5 jam.

Melihat peminat kue ini sangat banyak, Aulia berencana akan membuat toko untuk berjualan kue.

"Sekarang saya produksinya masih rumahan, tapi bila modal sudah terkumpul saya berencana membuka toko kue sendiri," pungkasnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Maulana)

Penulis: M Maulana
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved