Berita Hulu Sungai Utara

Kecamatan Paminggir Bakal Punya Pasar Senilai Rp 1,8 Miliar, Ini Konsepnya

Kecamatan Paminggir merupakan daerah terluar di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU). Untuk menuju Paminggir dari pusat Kota Amuntai

Kecamatan Paminggir Bakal Punya Pasar Senilai Rp 1,8 Miliar, Ini Konsepnya
Banjarmasinpost.co.id/Reni Kurnia Wati
Beberapa hari lalu aliran sungai dari Kecamatan Danau Panggang menuju Kecamatan Paminggir sempat tertutup oleh eceng gondok. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Belum lama ini pihak Kecamatan Paminggir melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk pelaksanaan pembangunan pasar di pusat Kecamatan Paminggir.

Kecamatan Paminggir merupakan daerah terluar di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU). Untuk menuju Paminggir dari pusat Kota Amuntai memerlukan waktu sekitar satu jam dengan transportasi darat dan dilanjutkan dua jam menggunakan transportasi air.

Untuk mendapatkan sembako biasanya pedagang mengambil barang dari Kecamatan Danau Panggang atau dari Kota Banjarmasin. Beruntung cukup banyak kios yang ada di Kecamatan Paminggir sehingga warga tak kesulitan mendapatkan sembako.

Baca: Link Pengumuman Ujian Jalur Mandiri (UM) Universitas Diponegoro (UNDIP, Klik di Sini

Terdapat pasar setiap hari Sabtu yang menjual berbagai keperluan warga. Puluhan pedagang berkumpul dan menyedot banyak pembeli. Saat ini pasar tersebut masih menggunakan halaman rumah warga karena belum ada pasar.

Baca: LIVE STREAMING Barito Putera vs Persib Bandung Liga 1 2018 - Link Live Streaming Indosiar Vidio.com

Asrani anggota DPRD HSU yang juga warga Paminggir mengatakan pasar Sabtu memang menjadi hari yang ditunggu warga. Selain membeli kebutuhan pokok juga menjadi tempat untuk bersilaturahmi dengan warga lain.

Pasalnya untuk saling berkunjung warga perlu menggunakan kapal bermesin atau kelotok karena belum ada transportasi darat. Sehingga saat hari pasar merupakan kesempatan untuk saling bertemu sekaligus berbelanja.

"Pasar memang salah satu layanan publik yang perlu ada karena menjadi salah satu penggerak ekonomi warga, selama ini pasar di Paminggir masih menggunakan halaman rumah warga," ungkapnya.

Baca: Inneke Koesherawati Menitikkan Air Mata Ketika Diciduk KPK, Postingan Terakhirnya Banjir Komentar

Benar saja, pemerintah daerah melui Diskuperindag HSU mendapatkan bantuan dari kementrian untuk pembangunan pasar. Dana Alokasi Khusus (DAK) yang didapatkan untuk membangun pasar dengan nilai Rp 1,8 miliar.

Plt Kadiskuperindag HSU Kaberi mengatakan tahun 2018 Diskuperindag mendapatkan anggran Rp 3 miliar dari pemerintah pusat. "Dana sebesar Rp 1,8 miliar untuk pembangunan pasar di Paminggir, sedangkan Rp 1,2 miliar untuk pasar di Kecamatan Banjang dan Sungai Pandan," ungkapnya.

Pembangunan ini sharing dengan Pemerintah Daerah dimana Pemda HSU menyediakan lahan, dan rencananya Pembangunan Pasar di Paminggir menggunakan lahan milik pemerintah yang masih satu kawasan dengan Kantor Camat.

Wilayah perkantoran kecamatan Paminggir berupa daratan sehingga sangat memungkinkan untuk dibangunnya pasar di daerah tersebut. (nia)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help