Kriminalitas Kalteng

Kembangkan Penangkapan Kurir Sabu, BNN Palangkaraya Buru Bandar Besar

Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah terus mengembangkan kasus penangkapan kurir sabu berinisial EW (30).

Kembangkan Penangkapan Kurir Sabu, BNN Palangkaraya Buru Bandar Besar
banjarmasin post group/ faturahman
Pelaku EW saat diamankan petugas BNN Palangkaraya, Kalteng. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Penyidik Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, hingga, Minggu (22/7/2018) terus mengembangkan kasus penangkapan kurir sabu di Palangkaraya, berinisial EW (30).

Petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah menangkap Edi Wibowo Putra (EW) umur 30 tahun yang tinggal di Jalan Pelatuk I B Kelurahan Palangka Kecamatan Jekanraya, Palangkaraya, setelah mengantarkan sabu.

Warga Palangkaraya ini, ditangkap petugas yang sedang menjalani cuti bersyarat, saat menjalani hukuman dengan kasus penyalahgunaan narkotika setelah di vonis hukuman selama setahun atau 12 bulan kurungan.

EW divonis kurungan selama 12 bulan kurungan penjara oleh majelis hakim, karena terbukti sebagai pemakai narkoba, namun menjelang masa akhir keluar dari penjara, dia membuat ulah lagi dengan menjadi kurir yang mengantarkan sabu kepada rekannya, namun sialnya ketangkap petugas.

Baca: Berikut Kumpulan Soal Seleksi CPNS 2018 Termasuk Cara dan Syaratnya, Silahkan Unduh!

Tersangka EW ditangkap, Selasa (17/7/2018) pukul 15.00 wib karena membawa dan mengantarkan narkotika jenis sabu di sekitar Jalan Haruan Kelurahan Bukit Tunggal Kecamatan Jekanraya Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Kepala BNN Kota Palangkaraya, Soedja'i, mengatakan, pihaknya masih mengembangkan kasus tersebut, untuk mengungkap bandar besarnya, karena pelaku mengatakan dapat barang haram tersebut dari seseorang si Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Baca: Gerhana Bulan Total Super Blood Moon 28 Juli 2018, Salat Gerhana dan Amalan yang Bisa Dikerjakan

"Kami masih kembangkan kasus ini, karena peran dia selama ini hanya sebagai kurir, memang saat kemi melakukan pemeriksaan urinnya positif mengandung narkoba, sehingga kami proses, karena barang buktinya juga ada," ujarnya.

(www.banjarmasinpost.co.id/faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help