Berita Tabalong

Pembukaan TEF VII Dimeriahkan Pertunjukan Tari, Seniman Kalteng dan Kaltim Beraksi

Prosesi pemukulan alat musik tradisional ini dilakukan Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani bersama Ketua DPRD Tabalong

Pembukaan TEF VII Dimeriahkan Pertunjukan Tari, Seniman Kalteng dan Kaltim Beraksi
dony usman
Prosesi pemukulan alat musik tradisional ini dilakukan Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani bersama Ketua DPRD Tabalong, perwakilan Adaro dan Direktur Perkumpulan Pusaka. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Pemukulan alat musik tradisional Kurung-kurung menjadi penanda dimulainya Gelaran Tabalong Etnik Festival (TEF) VII, Minggu (22/7/2018).

Prosesi pemukulan alat musik tradisional ini dilakukan Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani bersama Ketua DPRD Tabalong, perwakilan Adaro dan Direktur Perkumpulan Pusaka.

Selain itu, dalam rangkaian pembukaan TEF VII yang dilaksanakan di Tanjung Expo Center ini, juga dimeriahkan dua pertunjukan tari yang menjado pembuka dan penutup acara.

Baca: Link Pengumuman Ujian Jalur Mandiri (UM) Universitas Diponegoro (UNDIP, Klik di Sini

Penanggungjawab TEF VII yang juga merupakan Direktur Perkumpulan Pusaka, Firman Yusi, mengatakan, pihaknya akan terus berupaya agar even ini bisa menjadi salah satu even internasional yang bisa dikunjungi wisatawan dari luar negeri.

Baca: LIVE STREAMING Barito Putera vs Persib Bandung Liga 1 2018 - Link Live Streaming Indosiar Vidio.com

Pertunjukan tari di panggung utama TEF VII dalam rangkaian acara pembukaan.
Pertunjukan tari di panggung utama TEF VII dalam rangkaian acara pembukaan. (dony usman)

"Mudahan mimpi yang kami kristalkan dari anak muda Tabalong ini bisa kita wujudkan secara bersama-sama," katanya.

Untuk mencapai itu maka pihaknya memiliki langkah awal dengan selambat-lambatnya di tahun 2020 TEF bisa menjadi agenda pariwisata nasional.

Baca: Inneke Koesherawati Menitikkan Air Mata Ketika Diciduk KPK, Postingan Terakhirnya Banjir Komentar

Firman juga menyampaikan dalam perhelatan kali ini akan ada sekitar 600 peserta yang akan terlibat baik untuk tampil di panggung maupun untuk karnaval.

Dari 600 peserta itu tidak hanya penggiat seni dari Tabalong saja, tetapi berasal dari daerah lainnya di Kaladl, dan juga dari Kaltim serta Kalteng.

Terpisah Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani saat membuka ada acara menyampaikan apresiasi kepada Perkumpulan Pusaka yang terus mengembangkan TEF dari tahun ke tahun.

Pertunjukan tari di panggung utama TEF VII dalam rangkaian acara pembukaan.
Pertunjukan tari di panggung utama TEF VII dalam rangkaian acara pembukaan. (dony usman)

Termasuk TEF VII yang telah berupaya memadukannya dengan beberapa pertunjukan yang dilaksanakan langsung di obyek wisata, salah satunya pertunjukan tari di obyek wisata Liang Tapah.

Menurutnya, ini merupakan salah satu cara yang bisa mempengaruhi keberhasilan dalam pengembangan pariwisata.

"Dalam hal keberhasilan pengembangan pariwisata itu ditentukan tiga faktor, pertama daya tarik alam, kedua daya taril budaya dan ketiga daya tarik kuliner," jelasnya.

Maka, imbuh bupati, apa yang ada di TEF kali ini sudah memadukan dua faktor yakni daya tarik budaya dan daya tarik alam, sehingga tinggal memasukan daya tarik kuliner.

Untuk itulah dirinya berharap pada pelaksanaan TEF tahun depan agar bisa memasukan lagi daya tarik kuliner khas Tabalong dengan menyiapkannya dalam sebuah lokasi khusus. (banjarmasinpost.co.id/dony usman)

Penulis: Dony Usman
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help