Berita Kotabaru

Rencana Penambahan Kuota Belum Ada Kepastian, Ribuan Nelayan Resah

Ribuan nelayan tersebar di beberapa kecamatan, khususnya di wilayah pesisir di Kabupaten Kotabaru bakal resah.

Rencana Penambahan Kuota Belum Ada Kepastian, Ribuan Nelayan Resah
banjarmasinpost.co.id/herliansyah
Perahu nelayan menunggu untuk mengisi BBM di SPDN Sungaiparing Kotabaru 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Ribuan nelayan tersebar di beberapa kecamatan, khususnya di wilayah pesisir di Kabupaten Kotabaru bakal resah.

Menyusul tidak beroperasinya solar paket dealer nelayan (SPDN) diperkirakan pada awal Agustus, karena kehabisan kuota.

Hingga berita kembali dilansir, kegelisan bakal menggelayuti 12 ribu nelayan di Kotabaru karena belum ada kepastian penambahan kuota dijanjikan pemerintah untuk operasional SPDN.

Baca: Gerhana Bulan Total Super Blood Moon 28 Juli 2018, Salat Gerhana dan Amalan yang Bisa Dikerjakan

Antara lain SPDN Sungaiparing, Kecamatan Pulaulaut Utara, SPDN Tanjung Lalak, Kecamatan Pulaulaut Kepulauan dan SPDN Teluk Gosong, Kecamatan Pulaulaut Timur.

Terlebih nelayan selama ini bergantung bahan bakar minyak (BBM) subsidi pemerintah.

Sebab selain kesulitan mendapat BBM nonsubsidi, harganya pun jauh lebih mahal karena dibeli langsung dari pelangsir.

Baca: Link Pengumuman Ujian Jalur Mandiri (UM) Universitas Diponegoro (UNDIP, Klik di Sini

Syamsul, salah satu pemilik pangkalan BBM nelayan di Pulau Sebuku, mengaku jangankan bakal tidak beroperasinya SPDN, dikurangi jatah dari SPDN, nelayan dibuat kelimpungan.

"Dikurangi saja jatah biasa dapat 5 tanki sebulan, sekarang hanya 2 tanki nelayan sudah kelimpungan. Apalagi sampai SPDN tidak beroperasi berapa bulan, menunggu ada tambahan kuota," ujar Syamsul kepada banjarmasinpost.co.id, Minggu (22/7/2018).

Jika mulai Agustus SPDN tidak beroperasi, karena kehabisan kuota. Syamsul berharap secepatnya ada penambahan, sehingga kebutuhan BBM nelayan tidak terputus.

Baca: 3 Zodiak Ini Disebut Akan Merasakan Sesuatu Saat Gerhana Bulan Total Super Blood Moon 28 juli Nanti

"Gimana mendapatkan BBM. Misalkan agustus SPDN tidak operasi karena kehabisan kuota. Bila tidak secepatnya ditambah, bagaimana selama empat bulan ke depannya," ungkap Syamsul.

Halaman
12
Penulis: Herliansyah
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help