Kriminalitas Banjarmasin

Sembilan Bulan Menghilang, Pelarian Lelaki Ini Akhirnya Berakhir di Penjara Polda Kalsel

Lelaki ini ditangkap petugas di depan salah satu hotel di Jalan Pangeran Antasari, Jumat (20/7).

Sembilan Bulan Menghilang, Pelarian Lelaki Ini Akhirnya Berakhir di Penjara Polda Kalsel
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Menghilang sekitar sembilan bulan, Syaiful Effendi yang biasa disapa Pendi (34) yang selama ini dicari oleh petugas Direktorat Narkoba Polda Kalimantan Selatan akhirnya diciduk petugas Satuan Reserse NArkoba Polresta Banjarmasin.

Lelaki ini ditangkap petugas di depan salah satu hotel di Jalan Pangeran Antasari, Jumat (20/7).

Setelah dilidik dan diketahui ia dicari petugas Direktorat Narkoba maka Pendi warga Jalan Simpang Sungai Baru Rt 004 Kelurahan Sungai Baru, Kecamatan Banjarmasin Tengah ini pun akhirnya diserahkan ke petugas Subdit 3 Direktorat Narkoba Polda Kalsel pada Jumat (20/7) .

Baca: Link Pengumuman Ujian Jalur Mandiri (UM) Universitas Diponegoro (UNDIP, Klik di Sini

Informasi dihimpun, Pendi dicari petugas setelah menghilang sesaat penangkapan terhadap dua wanita yakni Del dan Sari pada 27 Oktober 2017 lalu. Yang mana pada penangkapan kedua wanita itu petugas temukan barang bukti butir ineks dan sekitar 9 paket besar sabu. Namun Pendi yang diduga terkait kepemilikan sabu dan ineks itu lenyap menghilang.

Baca: Dibuka Pendaftaran CPNS 2018, Lulusan SMA & D3 Serta S1, Terbanyak Dicari Guru dan Tenaga Kesehatan

Hingga petugas mengetahui keberadaanya dan melakukan penangkapan terhadap. Saat ini yang bersangkutan pun tengah menjalani pemeriksaan terhadap Pendi yang sehari-hari bekerja sebagai tukang cukup ini.

Direktur Narkoba Kombes M Firman melalui Kasubdit 3 AKBP Matsari , Sabtu (21/7) siang mengiyakan Pendi ditangkap anggota Satresnarkoba di depan Hotel Blue Atlantik.

Oleh petugas karena diketahui Pendi tengah dicari dan masuk DPO Direktorat Narkoba ia pun diserahkan ke Subdit 3.

Baca: Marko Simic Tiru Gaya Cristiano Ronaldo #PersijaJakarta @cristianoidol

Diungkapkan Matsari, Pendi terlihat penyalahgunaan narkoba dimana pada 25 Oktober 2017 lalu sekitar pukul 17:30 Wita petugas Subdit 3 melakukan penggeledahan di tempat Del yang berada Jalan Ratu Zaleha, Gg Dewantara VII Kelurahan Pekapuran Raya, Banjarmasin Timur.

Disini petugas temukan 7 (tujuh) paket sabu berat kotor 7,30 gram, 11 (sebelas) butir pil XTC warna merah muda Logo B berat bersih 3,26 gram, dan 8 (delapan) butir pil yang diduga XTC warna merah muda logo hello kitty.

Petugas pun mengembangkan di tempat Sari di Jalan Kuin Utara, Gang Al Mizan, Rt. 02, Kelurahan Kuin Utara, Banjarmasin Utara, dan menemukan 2 (dua) paket sabu berat kotor 3,59 gram, 1 ½ (satu setengah) butir pil XTC warna merah muda logo B.

Baca: Buaya Sungai Mendadak Muncul, Penghuni Rumah Lanting di Palangkaraya Ketakutan

Saat disini rupanya Pendi berhasil kabur dan menghilang. Sejak itulah ia dicari petugas karena diduga mengetahui tentang barang terlarang itu.

"Ia dicari sesuai dengan Berita Acara Pencarian Orang tertanggal 26 Oktober 2017," ucap Matsari.

(banjarmasinpost.co.id/irfani)

Penulis: Irfani Rahman
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help