Home »

News

» Sains

Gerhana Bulan Total

6 Mitos Gerhana Bulan Total Super Blood Mood, Datangnya Penyakit Hingga Perubahan Bumi

Fenomena alam pada 28 Juli jadi sejarah untuk penampakan gerhana bulan total atau super blood moon terlama.

6 Mitos Gerhana Bulan Total Super Blood Mood, Datangnya Penyakit Hingga Perubahan Bumi
nasa
Bulan berwarna kemerahan (Blood Moon) saat gerhana total 

Orang Tiongkok percaya bahwa menghilangnya bulan disebabkan karena ada naga yang memakannya.

Sehingga orang Tiongkok akan menembakkan meriam ke arah bulan untuk menakuti naga.

Baca: Berjuluk Hantu Putih Pasukan Elite Indonesia ini Melegenda, Hanya 30 Menit Taklukkan 3.000 Musuh

Baca: 3 Zodiak Ini Disebut Akan Merasakan Sesuatu Saat Gerhana Bulan Total Super Blood Moon 28 juli Nanti

5. Pertanda datangnya penyakit

Zaman dahulu, orang Eskimo menganggap hiangnya bulan sebagai tanda bahwa bulan sedang mengidap penyakit serius.

Jadi, sipapun yang terkena sinar bulan 'berpenyakit' akan mengalami nasib sama.

Untuk mengatasi kekhawatiran ini, orang Eskimo akan menutupi apapun termasuk tubuh mereka sendiri dari sinar gerhana Bulan.

6. Bulan diracuni

Orang Jepang memiliki takhayul bahwa bulan yang berwarna kemerahan saat gerhana sedang terkena racun.

Orang Jepang khawatir, racun yang ada di bulan itu akan jatuh ke bumi saat gerhana terjadi.

Sehingga orang-orang akan menutupi sumur agar airnya tak tercampur racun dari bulan. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunjambi.com dengan judul Ada yang Menyebut Dimakan Naga! Ini 6 Mitos Gerhana Bulan Total 28 Juli 2018 dari Berbagai Negara,

Editor: Restudia
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help