Berita Kalteng

Dagut Bakal Layangkan Tuntutan Perdata Ganti Rugi Setelah Dinonjobkan Oleh Gubernur Kalteng

Gugatannya kemudian dimenangkan oleh pengadilan PTUN Palangkaraya, setelah menggugat keputusan gubenur di PTUN Palangkaraya hingga kasusnya Inkrach

Dagut Bakal Layangkan Tuntutan Perdata Ganti Rugi Setelah Dinonjobkan Oleh Gubernur Kalteng
Faturahman
Dagut, ASN Dinas Pariwisata Kalteng yang dinonjobkan melalui SK Gubernur Kalteng. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Dagut, salah seorang aparatur sipil negara (ASN), pernah menjadi Kelapa Bidang di Dinas Pariwisata Kalimantan Tengah, namun di Nonjobkan melalui SK Gubernur Kalteng bersama 133 pejabat Pemprov Kalteng.

Gugatannya kemudian dimenangkan oleh pengadilan PTUN Palangkaraya, setelah menggugat keputusan gubenur di PTUN Palangkaraya hingga kasusnya Inkrach oleh MA yang sebelumnya usaha kasasi Gubernur Kalteng ditolak MA.

Baca: Anak Nikita Mirzani Menjalani Operasi, Ternyata ada Benjolan di Kaki

Dia menyatakan akan kembali melayangkan gugatan khusus terkait ganti rugi terhadap dampak yang ditimbulkan oleh SK Gubernur Kalteng yang menonjobkannya hingga akhirnya berdampak pada karirnya di pemerintahan serta memiliki dampak psikologis terhadap keluarganya.

"Saya akan melakukan gugatan lagi soal perdata khusus terkait masalah ganti rugi terhadap penonjoban saya akibat SK Gubernur Kalteng tersebut, karena akibat keputusan itu, berdampak pada masalah meteril, saya tidak menerima tunjangan, maupun berbagai kegiatan lainnya termasuk dampak psikologis yang diterima oleh saya dan keluarga," ujarnya, Senin (23/7/2018).

Baca: Jadwal Manchester City vs Liverpool di ICC 2018 - Pertemuan Tim Korban Borussia Dortmund

Menurut Dagut, semua dampak yang ditimbulkan dari keputusan Gubernur Kalteng yang tidak sesuai dengan ketentuan tersebut, harus dibayarkan kepadanya, karena selama ini dia dilecehkan dan keluargannya pun menjadi terganggu dengan penonjoban yang diakibatkan oleh SK Gubernur Kalteng tersebut.

(www.banjarmasinpost.co.id/faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help