Gerhana Bulan Total

Gerhana Bulan Total Super Blood Moon 28 Juli Nanti, Berikut Fakta yang Jarang Diketahui

Gerhana Bulan Total atau Super Blood Moon akan muncul lagi tanggal 28 Juli 2018 nanti.

Gerhana Bulan Total Super Blood Moon 28 Juli Nanti, Berikut Fakta yang Jarang Diketahui
nasa
Bulan berwarna kemerahan (Blood Moon) saat gerhana total 

Pada tahun 2003, Mars berada paling dekat dengan bumi dalam hampir 60.000 tahun.

Kejadian berikutnya Mars akan begitu dekat akan pada 28 Agustus, 2287.

6. Perseid kemungkinan juga bersinar di langit

Jika Anda beruntung, anda mungkin dapat menangkap beberapa bintang jatuh yang terkait dengan Perseids atau hujan meteor tahunan disaat bulan benar-benar hilang cahayanya.

Hujan meteor biasanya aktif antara 17 Juli dan 24 Agustus dan akan memuncak pada malam 12 Agustus dan jam awal pagi 13 Agustus.

7. Gerhana bulan dini hari, petang, dan malam

Gerhana akan terlihat di sebagian besar Eropa, Asia, Australia, Selandia Baru, dan sebagian Afrika dan Amerika Selatan.

Orang-orang di bagian timur Amerika Selatan akan melihat akhir dari gerhana hanya setelah matahari terbenam pada 27 Juli, sementara orang-orang di Selandia Baru akan dapat menikmati awal gerhana tepat sebelum matahari terbit pada 28 Juli.

Orang-orang di Asia dan Australia akan dapat memperoleh pemandangan yang baik seluruh gerhana, perkiraan cuacanya di malam 27 Juli atau dini hari 28 Juli.

Sementara orang-orang di Timur Tengah akan dapat melihatnya sekitar tengah malam antara Juli 27 dan 28 Juli.

Warga Eropa dan Afrika akan dapat menikmati fenomena spektakuler ini setelah matahari terbenam pada tanggal 27 Juli.

8. Tidak Perlu Perlindungan Mata

Gerhana bulan total adalah peristiwa spektakuler dan mudah dilihat dengan mata telanjang.

Tidak seperti gerhana matahari, yang membutuhkan kacamata pelindung, gerhana bulan dapat dilihat tanpa perlindungan mata khusus.

9. Diawali dan diikuti oleh gerhana matahari sebagian

Gerhana matahari dan bulan mengikuti satu sama lain.
Meskipun di Indonesia kita tidak bisa menyaksikannya, ternyata gerhana matahari sebagian telah terjadi pada 13 Juli 2018 beberapa waktu yang lalu lho.

Hampir dua minggu setelah gerhana bulan total 28 Juli nanti, pada 11 Agustus 2018, gerhana matahari parsial lainnya akan terjadi dan lagi-lagi fenomena langit ini tak bisa disaksikan di Indonesia.

10. Ini Adalah Bagian dari Lunar Saros Series 129

Dalam astronomi, setiap gerhana bulan diberikan siklus Saros.

Berlangsung sekitar 18 tahun atau 223 bulan synodic, siklus Saros didefinisikan oleh posisi berulang Matahari, Bumi, dan Bulan selama periode waktu tersebut.

Oleh karena itu, gerhana bulan yang dipisahkan oleh siklus Saros penuh memiliki fitur serupa, termasuk waktu tahun dan jarak Bulan dari Bumi. Gerhana seperti ini membentuk seri Saros.

Gerhana bulan total 28 Juli 2018 nanti adalah bagian dari seri Saros 129, sama seperti gerhana pada 16 Juli 2000 silam.

Serial ini memiliki 71 gerhana. Ini dimulai dengan gerhana bulan penumbral pada 10 Juni 1351 dan akan berakhir dengan gerhana penumbral lainnya pada 24 Juli 2613.

Nah, sekarang sudah tahu kan apa istimewanya gerhana bulan total kali ini.

Sudah siapkah kamu menyambut gerhana bulan super blood moon 28 Juli 2018 nanti?

(banjarmasinpost.co.id/noor masrida)

Penulis: Noor Masrida
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help