BFOCUS ECONOMIC

Investor Saham di Kalsel Mencapai 6.448

Jumlah SID terbesar masih didominasi di Kota Banjarmasin, dimana hingga Jumat (29/6), SID dari Kota Banjarmasin

Investor Saham di Kalsel Mencapai 6.448
banjarmasinpost.co.id/acm
Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Banjarmasin di Jalan A Yani kilometer 2 Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel) diramaikan para investor bertransaksi saham seraya berkonsultasi dengan para analis sekuritas, Rabu (7/2/2018) 

BANJARMASINPOST .CO.ID, BANJARMASIN - Demografi investor pasar modal di Kalimantan Selatan (Kalsel) khususnya dari sisi profesi makin beragam dari tahun ke tahun. Pegawai swasta, ibu rumah tangga, pengusaha, mahasiswa, anggota TNI dan Polri, pensiuan hingga aparatur sipil negara (ASN) sudah memiliki saham dengan jumlah signifikan sehingga dapat dikategorikan tersendiri.

Dijelaskan Kepala Kantor Bursa Efek Indonesia Banjarmasin, Yuniar, seiring berkembangnya aplikasi mobile trading dan didukung berbagai regulasi mempermudah masuknya investor pemula ke pasar modal.

Walau masih didominasi kalangan pegawai swasta dan mahasiswa, namun investor di segmen ASN juga cukup besar mengambil porsi 11 persen dari total investor di Banua.

Hingga Juni 2018, dari data yang Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), jumlah single investor identification (SID) di Kalsel mencapai 6.448. Jumlah ini meningkat sebesar 19,74 persen dibanding 2017 lalu.

Jumlah SID terbesar masih didominasi di Kota Banjarmasin, dimana hingga Jumat (29/6), SID dari Kota Banjarmasin berjumlah 3.413 atau meningkat 16,84 persen dibanding 2017.

Kabupaten dengan peningkatan jumlah investor terbesar ada pada Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) yakni sebesar 58,18 persen dengan jumlah investor sebanyak 87 SID dengan sub rekening efek aktif.

Baca berita selengkapnya di Koran Banjarmasin Post edisi Selasa (24/7/2018). (*)

Editor: Anjar Wulandari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help