Berita Kabupaten Banjar

Dishub Dapati KIR Sejumlah Mobil Dinas Pemkab Banjar Kedaluwarsa

Sejumlah mobil dinas di lingkungan Pemkab Banjar ternyata habis masa berlaku pengujian kendaraan bermotor

Dishub Dapati KIR Sejumlah Mobil Dinas Pemkab Banjar Kedaluwarsa
banjarmasinpost.co.id/hasby
Pemeriksaan KIR Mobil 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA — Sejumlah mobil dinas di lingkungan Pemkab Banjar ternyata habis masa berlaku pengujian kendaraan bermotornya atau biasa disebut uji KIR.

Dinas Perhubungan dan DLLAJ Kabupaten Banjar menggelar uji KIR bagi kendaraan dinas di halaman Pemkab Banjar, Senin (23/7/2018).

Sejumlah mobil dinas itu terdiri dari satu unit bus dari dinas perikanan, dua unit pikap aset sekretariat daerah, satu pikap dari Balai Benih Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura, dua pikap Damkar, satu pikap aset Sekretariat DPRD, satu pikap BPBD.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Kabupaten Banjar, M Fachry ketika dikonfirmasi membenarkannya. Jenis Daihatsu Zebra dan sudah berumur 15 tahunan.

Baca: Lahan Tidur Terbakar Ancam Polsek Tambangulang

Mobil pikap itu biasa digunakan untuk mengangkut tandon untuk menyiram bibit tanaman. Alasannya sempat mati uji KIR karena mobilnya lama dibengkel untuk dideko, dan mobil tergolong tua sehingga jarang dipakai.

“Harapannya yang jelas memenuhi ketentuan untuk angkutan barang. Hari ini tadi sudah uji KIR,” pungkas dia.

Kepala Dinas Perhubungan dan DLLAJ Pemkab Banjar, HM Aidil Basith mengatakan, pihaknya sengaja mendatangkan mobil keliling uji kendaraan bermotor di halaman Sekretariat Pemkab Banjar.

Tujuannya memfasilitasi kendaraan angkutan dinas atau mobil penumpang 12 orang yang masa berlaku uji KIR habis.

Baca: Hery Sasmita Akhirnya Buka Soal Penganiyaaan Penjaga Kubah, Saya Tidak Menghilang dari Marabahan

“Kan ini guna memudahkan dinas-dinas dan sekretariat dalam memperpanjang uji KIR. Pelayanan ini memang dikhususkan bagi mobil pemerintah, tetapi kalau ada mobil diluar milik pemerintah tetap kami layani,” katanya.

Dia menjelaskannya, pada razia kendaraan bermotor yang digelar bersama Satlantas Polres Banjar, mobil pelat merah yang mati uji kendaraan bermotornya tetap dikenakan tilang. Oleh sebab itulah juga menjadi alasan untuk memudahkan kendaraan dinas uji KIR.

Uji kendaraan bermotor ini setiap enam bulan sekali. Adanya kendaraan angkutan dinas yang mati menurut Aidil Basith bisa saja karena kelupaan dan begitu razia baru mengetahui sudah habis masa berlaku.

Dengan melakukan uji kendaraan bermotor untuk mengecek kelayakan operasional di jalan dan menekan terjadinya kecelakaan lalulintas. Pelaksanaan di halaman Pemkab juga memberikan contoh kepada masyarakat, bahwa mobil dinas pun wajib dan patuh KIR. (Banjarmasinpost.co.id/Hasby)

Penulis: Hasby
Editor: Sofyar Redhani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help