Berita Banjarmasin

NEWSVIDEO: Kehidupan Perajin Topi Tanggui di Alalak Utara

Ia menyambungkan satu demi satu sisiran daun jenis pohon palma yang sudah mengering hingga menjadi sebuah Topi Tanggui.

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Duduk tanpa beralaskan tikar di atas Jembatan Eks Dermaga Pelabuhan Objek Wisata Pasar Terapung Alalak Selatan Kecamatan Banjarmasin Utara, Arbainah Senin (23/7/2018) pagi kemarin, nampak sibuk.

Kedua tangannya terlihat begitu terampil. Ia menyambungkan satu demi satu sisiran daun jenis pohon palma yang sudah mengering hingga menjadi sebuah Topi Tanggui.

Ya, begitulah sekilas aktivitas Arbainah, yang merupakan satu dari puluhan Pengrajin Topi Tanggui di RT 2 Kelurahan Alalak Selatan Kecamatan Banjarmasin Utara Kalsel.

Namun siapa sangka di tengah lincahnya tangan keriput Arbainah tersebut dalam mengayam daun nipah, ada satu yang membedakan janda beranak dua itu dengan pengrajin topi Tanggui lainnya.

Baca: Hasil PSMS Medan vs PSM Makassar: Sempat Tertunda Karena Listrik Padam, Skor 1-1 di Babak Pertama

Penglihatan Arbainah mengalami gangguan. Kedua matanya menderita katarak sejak 2010 silam sehingga tak jarang, untuk berpindah tempat pun ia harus meminta bantuan kepada orang lain.

Tapi kekurangan fisik tersebut rupanya tak menjadi hambatan baginya menjalani hidup. Arbainah tetap berusaha mandiri tanpa harus membebani hidup anak dan menantunya.

" Alhamdulillah, mungkin karena sudah mahir, makanya masih bisa mengayam dan membuat Topi Tanggui," ujar.

Tidak hanya itu, meski dengan keterbatasan fisik, Arbainah sebetulnya mampu mengayam dan membuat sedikitnya sebanyak 20 topi Tanggui perhari.

Dalam proses pembuatan, Arbainah menjelaskan mula-mula ia lebih dulu membeli daun nipah tersebut ke seorang penjual seharga Rp 5.000 perikat.

Daun yang dibeli kemudian dijemur selama sekitar satu hari hingga kering. Sebelum akhirnya dipotong dan diayam menjadi topi.

Baca: Hery Sasmita Akhirnya Buka Soal Penganiyaan Penjaga Kubah, Saya Tidak Menghilang dari Marabahan

Halaman
12
Penulis: Ahmad Rizky Abdul Gani
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help