Wacana Zonasi Guru

Wacana Zonasi Guru, Kadisdikbud Sebut Kalsel Justru Kekurangan Guru

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendi, sebelumnya sempat mewacanakan pemberlakuan sistem zonasi untuk guru.

Wacana Zonasi Guru, Kadisdikbud Sebut Kalsel Justru Kekurangan Guru
BPost Cetak
bpost

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendi, sebelumnya sempat mewacanakan pemberlakuan sistem zonasi untuk guru.

Wacana zonasi itu ditanggapi beragam oleh guru di sekolah dasar dan sekolah menegah pertama (SMP) yang notabena di bawah Disdik Kota Banjarmasin.

Salah satu guru, Rahmawati menyebut, wacana itu tepat jika untuk pemerataan dan semua honorer terangkat menjadi PNS.

Baca: Foto Jadul Krisdayanti Saat Jadi Cover Majalah Jadi Sorotan Masih Asli Made In Allah

"Lha yang ada sekarang kan banyak honorer. Kalau PNS sudah sesuai merata, apalagi sudah sertifikasi harus menyasar 24 jam, sudah sesuai tidak menumpuk," ujarnya.

Totok Agus Dariyatno, Kadisdik Kota Banjarmasin berujar, untuk zonasi guru masih belum dan baru konsep yang dilontarkan mendikbud di acara kedinasan.

Baca: Kepala BKSDA Kalteng Sebut Kemunculan Buaya Fenomena Alam di Indonesia

"Kebijakan itu harus dipelajari dulu dan harus koordinasi dengan BKD dengan mempertimbangkan analisa yang benar," cetus Totok.

Hal itu juga diamini HM Yusuf Effendi, Kadisdikbud Kalsel.

“Kalau diterapkan harus banyak pertimbangan sisi aspeknya,” ujarnya.

Dia bisa memahami tujuan zonasi guru adalah pemerataan.

Baca: Video Ular Piton Raksasa Sepanjang 8 Meter Kejutkan Pemancing, Warga Langsung Lakukan Ini

Namun, ujarnya, guru yang mana yang mau diratakan sebab yang ada kondisinya adalah kekurangan.

"Faktanya, analisa kita di lapangan adalah kekurangan guru. Untuk itu baiknya ada pengangkatan dulu. Malah kalaupun ada pemeratan, kita berharap dari provinsi lain pindah ke tempat kita," ucapnya.

Yusuf mengungkapkan, kekurangan guru PNS di Kalsel diisi oleh guru honorer.

Saat ini ada 5.900 guru honorer.

Kekurangan guru PNS disebabkan karena adanya moratorium sejak 2011 yang meniadakan pengangkatan.

“Sementara yang pensiun terus berjalan. Jumlah guru PNS di Kalsel ada 5.226 orang," pungkasnya.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved