Kriminalitas Tabalong

Bekuk Penjual Minyak Kotor Perusahaan, Polisi Buru Hingga ke Nganjuk

Kerja keras Unit Jatanras Satreskrim Polres Tabalong untuk mengungkap kasus dugaan penggelapan membuahkan hasil.

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Kerja keras Unit Jatanras Satreskrim Polres Tabalong untuk mengungkap kasus dugaan penggelapan membuahkan hasil.

Kasus penggelapan ini diduga dilakukan Hari Winarno (43), di PT ATA Desa Kasiau, Murung Pudak, Tabalong.

Untuk bisa membekuk pelaku, petugas pun harus terbang hingga ke pulau Jawa.

Baca: Cek di Link Ini, Pengumuman Soal Penerimaan dan Pendaftaran CPNS 2018, Terkait Tanggal dan Formasi

Hingga akhirnya pelaku bisa diamankan di rumah orangtuanya di Desa Ngetos RT. 03 RW. 01 Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, Jatim.

Informasi didapat, dugaan penggelapan yang dilakukan pelaku dilaporkan ke Polres Tabalong pada 16 Agustus 2016.

Dimana penggelapan ini bermula Senin (13 /6/2016) malam sekitar pukul 20.00 Wita PT ATA memberikan perintah kepada pelaku untuk menjual minyak kotor sebanyak 83 ton.

Baca: Polisi HSS : Jangan Buka Lahan Dengan Membakar

Kemudian, 11 Agustus 2016 baru diketahui piham PT ATA, ternyata minyak kotor yang di jual oleh pelaku menjadi 115 Ton.

Dengan ulah yang dilakukan pelaku akhirnya pihal PT ATA mengalami kerugian sebesar Rp. 49.600.000.

Kejadian inilah yang dilaporkan ke pihak kepolisian dan dilanjutkan dengan penyelidilan hingga akhirnya bisa mengetahui keberadaan pelaku.

Dimana berdasarkan hasil penyelidikan didapat informasi pelaku berada di Desa Ngetos RT. 03, Kecamatam Ngetos, Nganjuk, Jatim.

Baca: Kejaksaan Tinggi Kalteng Pulihkan Uang Negara Capai Rp 8 Milliar Lebih

Kemudian tim yang langsung dipimpin Kasat Reskrim Polres Tabalong langsung melakukan koordinasi dengan Unit Jatanras Polres Nganjuk.

Selanjutnya, Minggu (22/7/2018) pelaku yang berada di rumah orangtuanya bisa diamankan tanpa ada banyak perlawanan.

Kapolres Tabalong AKBP Hardiono melalui Kasubaghumas Iptu H Ibnu Subroto, Selasa (24/7/2018) membenarkan telah mengamankan pelaku.

"Saat ini pelaku sudah diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut," katanya. (banjarmasinpost.co.id/dony usman)

Penulis: Dony Usman
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved