Kriminalitas Batola

Disebutkan, Kabag Humas Batola Hery Sasmita Layangkan Pukulan Mematikan ke Penjaga Kubah

Pukulan yang dilayangkan ke pelipis kiri memukul H Nuri Al Banjari atau H Jainuri (58) penjaga kubah Abdussamad

Disebutkan, Kabag Humas Batola Hery Sasmita Layangkan Pukulan Mematikan ke Penjaga Kubah
Banjarmasinpost.co.id/Edi Nugroho
H Nuri Al Banjari atau H Jainuri (58) penjaga kubah Abdussamad, di Jalan Veteran Kabupaten Batola, yang diduga dianiaya Kabag Humas Pemkab Batola Hery Sasmita, Kamis (19/7/18) pagi lalu. H Nuri difoto Bpost di rumahnya, Senin (23/7/18) sore. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Siapa sangka, Kabag Humas Pemkab Batola Hery Sasmita itu seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang aktif di olahraga beladiri karake.

Pukulan yang dilayangkan ke pelipis kiri memukul H Nuri Al Banjari atau H Jainuri (58) penjaga kubah Abdussamad , di Jalan Veteran Kabupaten Batola, Kamis (19/7/2018) pagi lalu itu ternyata jenis pukulan mematikan.

“Iya ternyata Kabag Humas Pemkab Batola Hery Sasmita selama ini aktif di beladiri karateka. Dari keterangan simpe atau pelatih yang ikut ke Polres Batola, ternyata dua pukulan yang disarangkan ke penjaga kubah, adalah pukulan jenis mematikan,” kata Kusman Hadi SH MH, kuasa hukum H Jainuri penjaga kubah Abdussamad (58), di Jalan Veteran Kabupaten Batola, yang diduga dianiaya Kabag Humas Pemkab Batola Hery Sasmita, Selasa (24/7/2018).

Menurut Kusman, salah satu simpe, guru atau pelatih karateka dari Hery Sasmita sempat memeriksa luka dari penjaga kubah tersebut.

Baca: Komentar Wakil Bupati Soal Ditangkapnya Kabag Humas Hery Sasmita yang Memukul Penjaga Kubah

Ternyata, pukulan yang disarankan ke muka H Nuri itu jenis pukulan mematikan yang tidak boleh sembarangan dilakukanan.

“Iya sebagai ASN, PNS dan kabas humas protokol, tak seharusnya Hery menganiaya seorang kakek gara-gara ditegur supaya mau melepas sepatu, Apalagi dia seorang karateka dan kabag Humas,” kata Kusman.

H Nuri sendiri melapor ke Polres Batola, diterima oleh Bripda Redwan dengan surat tanda terima laporan polisi Nomor: STTLP/15/VII/2018/SPKT/ tertanggal 19 Juli 2018.

Baca: Gerhana Bulan Total Diprediksi 28 Juli 2018, Sebelum Kiamat Terjadi Gerhana, Ini Anjuran Rasulullah

Nahas dialami H Nuri Al Banjari atau H Jainuri, (58), salah satu penjaga kubah Abdussamad, di Jalan Veteran Kabupaten Batola, Kamis (19/7/2018) pagi.

Kakek ini menjadi korban pemukulan Kabag Humas Pemkab Batola Heri Sasmita hingga berdarah-darah.

Awal kejadian, Nuri warga Jl Panglima Wangkang RT 07, RW 03, Kecamatan Marabahan ini, seperti biasa membersihkan dan menjaga kubah tersebut. Sekitar pukul 08:30 Wita, datang Heri Sasmita Kabag Humas Pemkab Batola yang masuk ke kawasan kubah dengan sepatu.

Baca: Kabag Humas Batola Hery Sasmita Ditangkap Soal Pemukulan Penjaga Kubah, Ini Sikap Pengacara

“Saya tegur Hery ada kawasan tertentu kubah tak boleh pakai sepatu. Saya menegur Hery karena termasuk zuriat di sini. Tiba-tiba saya ditampar Hery dan raum (sempoyongan). Hery pun berteriak, kada tahukah ikam siapa aku di Marabahan,” kata Nuri menirukan ucapan Hery.

Anak Nuri yang di sekitar lokasi pun berusaha melerai pemukulan itu, tapi Hery malah melayangkan pukulan ke arah muka Nuri untuk kedua kalinya.(Banjarmasinpost.co.id/Edi Nugroho)

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved