Berita Batola

Hery Sasmita Diperiksa Enam Jam. Istri dan Kakak Setia Menemani

Saat diperiksa penyidik Polres Batola, Hery Sasmita tidak sendiri. Dia juga ditemani oleh sang kakak dan istri

Hery Sasmita Diperiksa Enam Jam. Istri dan Kakak Setia Menemani
Banjarmasinpost.co.id/Edi Nugroho
kapolres Batola, AKBP Mugi Sekar Jaya 

BANJARMASINPOST.CO.ID,BATOLA - Kabag Humas Pemkab Batola Hery Sasmita yang kini menjadi tersangka kasus pemukulan H Nuri Al Banjari atau H Jainuri (58) penjaga kubah Abdussamad Jalan Veteran kabupaten setempat telah diperiksa penyidik hingga enam jam lebih di Mako Polres Batola.

Saat diperiksa penyidik Polres Batola, Hery Sasmita tidak sendiri. Dia juga ditemani oleh sang kakak dan istri yang setia menemani  selama pemeriksaan berlangsung.

“Iya Pak Hery Sasmita sudah diperiksa penyidik enam jam lebih. Tapi ini belum selesai,” kata Syaiful Bahri SH MH, pengacara dari Hery Sasmita yang kini menjadi tersangka kasus pemukulan H Nuri Al Banjari atau H Jainuri (58) penjaga kubah Abdussamad, Selasa (24/7/18) sore.

Menurut Syaiful, ada 20 pertanyaan diberikan penyidik kepada Hery Sasmita.
Dia pun meluruskan Hery Sasmita tak menghilang setelah kasus pemukulan ini mencuat di media sosial. Hery Sasmita juga sudah mengupayakan kasus ini diselesaikan secara kekeluargaan.

Secara pribadi, Hery Sasmita sudah mendatangi Nuri Al Banjari atau H Jainuri (58) penjaga kubah Abdussamad untuk meminta maaf sesaat setelah kejadian.

“Kejadian pemukulan ini karena masalah salah paham saja,”ungkap Syaiful.

Baca: Kedapatan Bawa Parang dan Keris, Pemuda Banjarbaru Ditangkap Polisi

Untuk diketahui, Hery Sasmita menjadi tersangka terkait kasus penganiayaan terhadap H Zainuri (56) berdasarkan laporan korban yang termaktub dalam surat LP/83/VII/2018/KALSEL di Polres Batola, pada Kamis (19/7/2018) lalu.

Kejadian pemukulan terhadadap H Nuri Al Banjari atau H Jainuri, (58), salah satu penjaga kubah Abdussamad, di Jalan Veteran Kabupaten Batola, terjadi Kamis (19/7/18) pagi lalu. Kakek ini menjadi korban pemukulan Kabag Humas Pemkab Batola Heri Sasmita hingga berdarah-darah.

Awal kejadian, Nuri warga Jl Panglima Wangkang RT 07, RW 03, Kecamatan Marabahan ini
seperti biasa membersihkan dan menjaga kubah tersebut. Sekitar pukul 08:30 Wita, datang Heri Sasmita Kabag Humas Pemkab Batola yang masuk ke kawasan kubah dengan sepatu.

Baca: Pemkab Batola Tunjuk Pelaksana Harian Gantikan Tersangka Hery Sasmita

Baca: Video Viral Bawa Jenazah Pakai Motor, Untuk Penuhi Keinginan Terakhir Almarhum, H Madek

“Saya tegur Heri ada kawasan tertentu kubah tak boleh pakai sepatu. Saya menegur Heri karena termasuk zuriat di sini. Tiba-tiba saya ditampar Heri dan raum atau seperti mau pingsan. Heri pun berteriak, kada tahukah ikam siapa aku di Marabahan,” kata Nuri menirukan ucapan Heri.
. Anak Nuri yang di sekitar lokasi pun berusaha melerai pemukulan itu, tapi Heri malah melayangkan pukulan ke arah muka Nuri untuk kedua kalinya. (Banjarmasinpost.co.id/Edi Nugroho)

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved