B Focus Economic

Jumlah Investor Meningkat 19,74 Persen Dibanding 2017

DEMOGRAFI investor pasar modal di Kalimantan Selatan (Kalsel) khususnya dari sisi profesi makin beragam dari tahun ke tahun.

Jumlah Investor Meningkat 19,74 Persen Dibanding 2017
BPost Cetak
bpost

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - DEMOGRAFI investor pasar modal di Kalimantan Selatan (Kalsel) khususnya dari sisi profesi makin beragam dari tahun ke tahun.

Pegawai swasta, ibu rumah tangga, pengusaha, mahasiswa, anggota TNI dan Polri, pensiuan hingga aparatur sipil negara (ASN) sudah memiliki saham dengan jumlah signifikan sehingga dapat dikategorikan tersendiri.

Dijelaskan Kepala Kantor Bursa Efek Indonesia Banjarmasin, Yuniar, seiring berkembangnya aplikasi mobile trading dan didukung berbagai regulasi mempermudah masuknya investor pemula ke pasar modal.

Baca: Kumis Tipis Iis Dahlia Sering Disindir Warganet, Berikut 5 Fakta Kumis Pada Perempuan.

Walau masih didominasi kalangan pegawai swasta dan mahasiswa, namun investor di segmen ASN juga cukup besar mengambil porsi 11 persen dari total investor di Banua.

Hingga Juni 2018, dari data yang Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), jumlah single investor identification (SID) di Kalsel mencapai 6.448.

Jumlah ini meningkat sebesar 19,74 persen dibanding 2017 lalu.

Baca: Gerhana Bulan Total Diprediksi 28 Juli 2018, Sebelum Kiamat Terjadi Gerhana, Ini Anjuran Rasulullah

Jumlah SID terbesar masih didominasi di Kota Banjarmasin, dimana hingga Jumat (29/6), SID dari Kota Banjarmasin berjumlah 3.413 atau meningkat 16,84 persen dibanding 2017.

Kabupaten dengan peningkatan jumlah investor terbesar ada pada Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) yakni sebesar 58,18 persen dengan jumlah investor sebanyak 87 SID dengan sub rekening efek aktif.

Menurut Yuniar, peningkatan jumlah investor didukung dengan banyaknya kegiatan sosialisasi aktif yang dilakukan atas kerja sama BEI, sekuritas dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Baca: Penerimaan CPNS 2018 Akhir Juli 2018, Ini Pernyataan Resmi dan Imbauan BKN untuk Pendaftar  

Dibukanya galeri-galeri investasi pasar modal BEI di berbagai kampus di beberapa Kabupaten di Kalsel juga menjadi agen BEI di Kabupaten untuk lakukan edukasi pasar modal kepada masyarakat di sekitar galeri.

"Kami juga dukung dengan diperkenalkannya konsep Yuk Nabung Saham, juga dulu dengan perubahan aturan satu lot saham yang dulunya 500 lembar saham menjadi 100 lembar saja. Jadi juga semakin menarik bagi pemula," kata Yuniar.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help