Berita Banjarbaru

Kebakaran Lahan Mulai Marak, Ini Efek Kabut Asap Terhadap Penerbangan di Bandara Syamsudin Noor

Kebakaran lahan kini kerap terjadi. Kabut asap dikhawatirkan ganggu aktivitas penerbangan di Bandara Syamsudin Noor.

Kebakaran Lahan Mulai Marak, Ini Efek Kabut Asap Terhadap Penerbangan di Bandara Syamsudin Noor
Banjarmasinpost.co.id/Nia Kurniawan
Kebakaran lahan di Guntung manggis beberapa waktu lalu, 20 hektar terbakar. Menyebabkan kepulan asap tebal saat itu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Kebakaran lahan kini kerap terjadi. Kabut asap dikhawatirkan mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara Syamsudin Noor.

Manager Operasi Perum lembaga penyelenggara pelayanan navigasi penerbangan indonesia (LPPNPI) AirNav Indonesia Cabang Banjarmasin Rusli

Dia mengatakan, kabut asap lebih besar pengaruhnya pada saat pendaratan karena saat itu adalah saat kritis dimana pesawat harus mengurangi kecepatan.

Selain mengurangi kecepatan juga mempertahankan daya angkat. "Belum lagi faktor rasa lelah crew (pilot) yang sudah terbang lama dan pengaruh angin dan harus menemukan landasan (lampu-lampu ) dari posisi pesawat yang bergerak," katanya.

Baca: Kebakaran Lahan Mulai Melanda, Dua Wilayah di Banjarbaru Ini 18 Kali Terbakar

Dikatakannya lebih lanjut, jarak pandang minimal adalah 800 meter itu jika alat bantu pendratan dalam hal ini ILS (Instrumen Landing System) berfungsi dengan baik.

Kabut asap belum berpengaruh terhadap kelancaran penerbangan di Bandara Syamsyudin Noor.

"Kabut asap belum berpengaruh apalagi masih sering turun hujan, jarak pandang masih diatas persyaratan minimal untuk take dan landing.," Kata Rusli. (banjarmasinpost.co.id/niakurniawan)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved